fbpx
Connect with us

Sosial

Jelang Idul Adha, Jumlah Kendaraan dan Pemudik Masuk Terminal Semin Mulai Meningkat

Published

on

Semin,(pidjar.com)--Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/07/2020) besok terjadi lonjakan jumlah pemudik yang masuk ke Gunungkidul. Bahkan pantauan pidjar.com di Terminal Semin pada Kamis (30/07/2020) kepadatan penumpang cukup terlihat.

Kepala Terminal Semin, Nur Wijaya mengungkapkan, kepadatan aktivitas pemudik terjadi sejak Selasa lalu.  Peningkatan ini lantaran Jumat besok Hari Raya Idul Adha, sehingga banyak perantau yang kembali ke kampung halaman mereka.

“Ada penambahan armada dan penumpang yang cukup banyak,” ujar Nur, Kamis siang.

Berdasarkan data yang dimiliki Terminal Semin, sejak hari Selasa (28/7/2020) lalu jumlah Armada bus AKAP dari Jakarta yang masuk ke Terminal Semin rata-rata mencapai 25 nama buah setiap harinya. Sementara jumlah penumpang yang turun di terminal ini juga mengalami lonjakan. Lonjakan yang paling berarti adalah kedatangan hari ini di mana jumlah penumpangnya mencapai 81 orang.

“Biasanya selama masa pandemi covid-19 2020 ini rata-rata Armada yang datang dari Jakarta hanya maksimal mencapai 14 buah. Bahkan rata-rata harian Armada yang datang hanya sekitar 9 sampai 10 buah,” paparnya.

Jumlah kedatangan tiap akhir pekan dalam masa pandemi hanya sekitar 14 armada. Namun menjelang Idul Adha peningkatan armada mencapai 25 buah.

“Jumlah penumpang yang turun di Terminal Semin memang tidak begitu banyak karena sebagian besar penumpangnya sudah turun terlebih dahulu di jalan ataupun di beberapa titik pemberhentian bus seperti di Piyungan, Patuk, sambipitu, Siyono ataupun Wonosari. Terminal Semin merupakan Terminal terakhir pemberhentian bus,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan dari para awak Armada bus tersebut saat ini jumlah penumpang sudah naik signifikan. Di hari biasa selama pemberlakuan new normal jumlah penumpang rata-rata hanya maksimal 25 orang. Namun menjelang hari raya Idul Adha kali ini jumlah penumpangnya rata-rata di atas 30 orang.

“Bahkan seringkali kursinya penuh atau hanya sisa dua,” kata Nur.

Menurutnya, saat ini memang banyak masyarakat terutama para perantau yang memilih menggunakan Armada bus sebagai angkutan mereka ke kampung halaman. Karena di masanya normal seperti sekarang ini ini untuk menggunakan bus tidak perlu melakukan repid test terlebih dahulu.

Bahkan daya tampung masing-masing bus sekarang sudah lebih banyak dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Jika sebelumnya ada aturan dua kursi harus digunakan untuk satu orang namun saat ini aturan tersebut sudah tidak berlaku lagi alias sudah kembali ke keadaan yang normal.

“Hanya saja protokol kesehatan harus ditaati, lonjakan penumpang memang terjadi di pada menjelang libur hari raya Idul Adha kali ini, terutama penumpang penumpang dari Jakarta,” ungkap dia.

Bahkan, lanjut dia, di awal pekan ini salah satu perusahaan otobus telah meminta izin kepada dirinya untuk membawa seluruh armadanya ke Jakarta. Alasannya karena sejak hari Rabu kemarin terjadi lonjakan permintaan penumpang dari Jakarta menuju ke Gunung Kidul. Bahkan perusahaan otobus tersebut juga meminta izin kepada dirinya untuk menambah jadwal keberangkatan dari terminal Semin.

“Mulai tanggal 1 nanti, Bus Murni Jaya yang ke Jakarta ada yang berangkat pagi,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler