Info Ringan
Enam Mengajak Berkebun Bersama Anak-anak
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Anak-anak biasanya sangat suka beraktivitas di luar rumah. Selain udara segar di luar rumah dapat membantu menghilangkan penat, mengajak anak berkebun juga dapat memberikan sejumlah manfaat baik bagi anak, lho. Dilandsir dari halodoc.com, yuk, cari tahu lebih lanjut di bawah ini.
1. Mengembangkan Kemampuan Sensorik Anak
Melalui aktivitas berkebun, anak-anak tanpa sadar dapat mengenali dan mengembangkan hampir semua jenis indera yang dimilikinya. Mereka bisa merasakan tekstur tanah, biji, bunga, dan kelopak bunga dengan tangannya. Mereka juga bisa mencium berbagai aroma bunga yang menakjubkan dan melihat kelopak bunga yang berwarna-warni. Manfaat berkebun juga dapat membantu mengembangkan koordinasi tangan-mata dan membangun kekuatan fisik anak-anak. Berkebun membuat anak aktif bergerak saat bekerja keras menggali, membawa, mengangkat, menyaring, menyiram, dan lain-lain.
2. Mendorong Anak agar Mau Makan Sayur
Mengonsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran sangat penting untuk perkembangan otak dan tubuh anak. Namun, anak-anak biasanya paling sulit bila disuruh makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Nah, dengan mengajak anak berkebun, orangtua dapat menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan pada anak mengenai pentingnya makan buah dan sayur-sayuran. Anak-anak tidak hanya dapat memiliki pengalaman yang seru saat menanam buncis, wortel, atau selada, mereka pun juga akan merasa bangga saat mengonsumsi tanaman yang mereka tanam sendiri.
3. Mengajarkan Tanggung Jawab dan Kesabaran
Menanam berbagai jenis tanaman bukan lah proses semalam, melainkan membutuhkan perhatian dan perawatan setiap hari. Anak-anak akan belajar bahwa mereka baru bisa menikmati buah-buahan atau sayuran yang mereka tanam bila merawatnya secara teratur. Dengan melibatkan Si Kecil dalam proses merawat tanaman dari tahap awal sampai akhir, orangtua secara tidak langsung dapat mengajarkannya untuk bertanggung jawab. Anak-anak juga belajar untuk bersabar ketika menunggu buah dan sayuran mereka bertumbuh.
4. Mengajarkan Berbagai Pengetahuan
Berkebun juga dapat menjadi kesempatan bagi orangtua untuk mengajarkan berbagai macam pengetahuan pada anak. Berbagai pengetahuan sehari-hari yang dapat diajarkan pada anak saat berkebun, antara lain tentang musim, cuaca, siklus hidup, jenis-jenis tumbuhan, dan masih banyak lagi. Selain itu, orangtua juga bisa mengembangkan kemampuan anak berhitung dan membaca saat berkebun, lho. Misalnya, ibu dapat meminta anak untuk menghitung biji dan kelopak bunga. Untuk meningkatkan kemampuan membaca Si Kecil, ibu dapat memintanya untuk membaca instruksi tentang cara menanam benih atau nama benih itu sendiri.

5. Mengajarkan Anak Pentingnya Menjaga Lingkungan
Ketika anak berkebun, mereka dapat menyadari betapa pentingnya merawat dan menjaga kebersihan lingkungan bila mereka ingin kebun mereka bertumbuh dengan baik dan menghasilkan tanaman yang sehat. Ini juga dapat menjadi kesempatan yang sempurna bagi orangtua untuk memberitahu anak mengenai konsep-konsep, seperti polusi, pestisida, dan daur ulang.
6. Mengurangi Stres
Berkebun juga bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk menghilangkan stres pada anak, karena aktivitas ini mengajarkan cara untuk rileks, tenang, dan mengendalikan emosi. Menghabiskan waktu di luar rumah, di antara bunga-bunga dan pepohonan sudah terbukti dapat membuat anak-anak dan orangtua merasa lebih bahagia. Menurut banyak penelitian, berkebun hanya selama 30 menit saja sehari dapat mengurangi kadar hormon stres kortisol secara signifikan. Oleh karena itu, berkebun adalah kegiatan yang cocok sekali dilakukan selama masa karantina diri seperti sekarang ini.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized3 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
