Pemerintahan
Belasan SD di Gunungkidul Tak Dapat Siswa Baru
Playen,(pidjar.com) – Sebanyak 14 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gunungkidul sama sekali tidak mendapatkan siswa baru. Hal ini dikarenakan sejumlah faktor yang terjadi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupate Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, sekolah yang tidak mendapatkan siswa baru pada tahun aharan 2025/2026 ini dikarenakan jumlah anak masuk sekolah telah berkurang.
“Kuota kursi SD yang ada tidak sebanding dengan jumlah anak masuk sekolah sehingga banyak yang tidak mendapatkan siswa baru,” ucapnya.
Diantaranya SDN Giripangging Tepus, SDN Gunungsari Semanu, hmSDN Gupakan II Tepus, SDN Jaten Tanjungssri, SDN Kropak Tepus, SDN Puleireng Tepus, SDN Wonolagi Playen, SD Kanisius Bandung I Playen.
Kemudian SD Muhammadiyah Boarding School Al Muttaqiin, SD Muhammadiyah Gebang Rongkop, Kemudian SD Muhammadiyah Pilangrejo Nglipar, SD Muhammadiyah Wareng Wonosari, SD Muhammadiyah Wonodoyo Ponjong, dan SD Sanjaya Giring Paliyan.

“Selain 0 peserta didik ada 198 SD yang siswa barunya hanya 1 sampai dengan 10 anak,” kata dia.
Senin, (14/07/2025) kemarin merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Masing-masing sekolah masih menyelenggarakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) sebelum diselenggarakan kegiatan belajar mengajar seperti pada umumnya.
Namun untuk di SD Kanisius Bandung 1, Padukuhan Nogosari I, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Gunungkidul masa pengenalan hanya diikuti oleh kelas 2 sampai 6 saja. Dengan jumlah total 24 siswa, sebab sekolah ini tidak memiliki siswa baru untuk tahun ini.
“Pada penerimaan murid naru kemarin sebenarnya kami ada satu pendaftar, tetapi kemudian kami arahkan ke sekolah lain,” kata seorang staf SD Kanisius Bandung I, FX Yulianto.
Pihak sekolah sepakat untuk mengarahkan anak tersebut ke sekolah lain dengan mempertimbangkan karakter siswa tersebut kedepannya.
“Jika hanya ada 1 siswa, maka interaksi sosial tidak akan terjadi di kelas tersebut. Karena kan kedepannya karena kaitannya dengan sosialisasi anak. Kalau mengikuti ego sekolah mungkin kita terima, namun tidak boleh begitu, maka kami arahkan ke sekolah lain. Sekarang yang bersangkutan sekolah di SD Kanisius II Wonosari,” ucap dia.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sejak tahun 2000 an memang jumlah siswa mulai mengalami penurunan. Namun jumlahnya belumlah signifikan. Baru kemudian di beberapa tahun terakhir sekolah hanya mendapatkan siswa baru dalam jumlah sedikit.
“Tahun lalu kami dapat 3 siswa. Semoga tahun depan kami dapat siswa banyak seperti beberapa tahun lalu. Prestasi yang kami miliki bisa menjadi salah satu keunggulan,” tandasnya.
Minimnya jumlah siswa saat ini, menurut Yulianto disinyalir karena keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Selain itu sekolah negeri maupun swasta yang mulai menjamur di setiap daerah.
“Faktor mulai berkurangnya siswa ini dimungkinkan karena keberhasilan KB,” pungkasnya.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
