Sosial
China Bukan Tujuan Favorit, TKI Gunungkidul Aman Dari Persebaran Virus Corona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul memastikan tidak ada satupun Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Gunungkidul yang bekerja di China. Saat ini, di negara tirai bambu ini memang tengah merebak virus Corona yang mematikan.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Ahsan Jihadan menjelaskan, pasca kabar merebaknya virus Corona di China, pihaknya langsung mengambul tindak lanjut. Pengecekan data kemudian dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya TKI asal Gunungkidul yang mengais rejeki di negera tersebut. Berdasarkan penelusuran tersebut, sementara ini hasilnya masih nihil. Tidak ada warga Gunungkidul yang tercatat bekerja di China.
“Pengecekan dan pencermatan data sudah kami lakukan. Hasilnya nihil, tidak ada di data kami, TKI asal Gunungkidul yang di sana,”terang dia.
Menurutnya, China memang selama ini bukan menjadi tujuan warga Gunungkidul untuk bekerja. Sebagai contoh, tahun lalu ada penempatan tenaga kerja ke luar negeri sebanyak 131 orang yang terdiri dari 99 pekerja wanita dan 32 pekerja laki-laki. Sebanyak 123 tenaga kerja dikirim ke Malaysia, sedangkan sisanya satu orang ke Thailand, empat pekerja ke Italia dan tiga ke Amerika Serikat.
“Sementara, negara tetangga masih menjadi favorit tenaga kerja untuk mengumpulkan pundi-pundi keuangan yang lebih baik,”tambahnya.
Beberapa faktor membuat Malaysia menjadi negara favorit tujuan tenaga kerja asal Gunungkidul. Selain proses penempatan kerja sudah terjalin sejak lama, pola cultural dan budaya yang hampir mirip membuat para pekerja mudah beradaptasi di lingkungan baru. Namun demikian, juga ada beberapa yang memilih di Hongkong dan negara-negara maju lainnya.
“Biasanya terkendala dengan bahasa. Jadi mereka harus kursus atau ada pelatihan dulu. Kalau di Malaysia kan hampir mirip ya bahasanya dengan kita,”imbuh dia.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Disnakertrans Gunungkidul Purnamajaya. Menurutnya, TKI asal Gunungkidul didominasi berangkat ke kawasan Asia Tenggara. Sesuai dengan ketugasan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun para TKI ini untuk memastikan kondisi dan kesejahteraan mereka.
“Untuk China, data di kami masih belum ada yang diberangkatkan ke sana sementara ini,” tutupnya.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
