Pemerintahan
Empat Kapanewon Kawasan Utara Jadi Fokus Pembangunan Bupati Sunaryanta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai memfokuskan pembangunan di wilayah utara Gunungkidul. Hal itu agar pembangunan di Gunungkidul dapat merata dan tidak hanya berkutat di wilayah tengah dan selatan saja.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengungkapkan wilayah utara yang akan menjadi fokus pembangunan ialah Kapanewon Ngawen, Kapanewon Nglipar, Kapanewon Gedangsari, dan Kapanewon Patuk. Menurutnya, rencana intervensi terhadap pembangunan di wilayah utara sudah dikomunikasikan dengan Gubernur. Rencananya, mulai tahun 2024 mendatang Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mulai melakukan intervensi pembangunan.
“Nanti salah satunya akan menggunakan Dana Keistimewaan. Agar pembangunan merata tidak hanya dilakukan di wilayah selatan dan tengah tapi bisa berkembang bersama tanpa ada kesenjangan,” kata Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.
Adanya intervensi pembangunan yang akan dilakukan diharapkan keempat Kapanewon tersebut dapat segera terintegrasi. Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi serta karakter masing-masing sehingga pengelolaannya pun juga berbeda sehingga dalam melakukan perencanaan penting untuk menyesuaikan dengan potensi dan karakter daerah.
“Pembangunan baik infrastruktur dan SDM dapat setara dengan zona tengah maupun selatan,” sambungnya.
Sementara itu, Panewu Ngawen, Sugito, mengatakan jika pihaknya memiliki sejumlah program prioritas seperti pengembangan kawasan wisata pegunungan berbasis religi budaya lokal yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap adanya intervensi di wilayah utara dapat mendukung program yang pihaknya susun kedepannya.
“Kami fokus pada infrastruktur pengembangan kawasan wisata pegunungan, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal dan UMKM,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Panewu Nglipar, Muh Setyawan Indriyanto. Pihaknya saat ini tengah fokus dalam pengembangan Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) yang memiliki perkebunan kopi. Dirinya berharap pembangunan infrastruktur jalan di sektor utara dapat berlanjut untuk mendukung mobilisasi warga serta wisatawan disana.
“Kami juga fokus pada peningkatan SDM dengan kejar paket bagi yang putus sekolah,”pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
