Peristiwa
Demo di Balai Kalurahan, Warga Natah Tuntut Lurah Lengser
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Ratusan masyarakat di Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar memadati kantor lurah setempat, pada Senin (09/10/2023) pagi. Massa yang datang ini membawa beberapa spanduk danenyampaikan beberapa tuntutan mereka terhadap Lurah Natah, Wahyudi. Bahkan mereka menuntut lurah untuk lengser dari jabatannya.
Koordinator Forum Masyarakat Perduli Natah Bersatu, Yitno mengatakan, aksi yang dilakukan oleh masyarakat ini adalah buntut dari ketidak puasan mereka terhadap Wahyudi selama menjabat sebagai Lurah Natah beberapa tahun terakhir. Menurutnya, semala menjadi pimpinan di Kalurahan Natah, Wahyudi terkesan arogan.
Selain itu, warga juga beranggapan beberapa program pembangunan di desa masyarakat tidak dilibatkan. Termasuk pemanfaatan Dana Desa yang dinilai tidak transparan. Di beberapa kesempatan, menurutnya Bamuskal tidak dilibatkan dalam penyusunan RAPBKalurahan.
“Ya kami merasa dalam pemanfaatan Dana Desa itu tidak transparan. Termasuk sikap arogansinya itu,” papar Yitno.
Selain itu juga berkaitan dengan adanya temuan warga berkaitan dengan anggaran RT yang tidak pernah sampai kepada kepala RT di masing-masing wilayah, padahal anggaran tersebut ada. Kemudian juga banyak anggaran yang tidak dilaksanakan antara lain rehab balai Desa, Dana Jaga Warga yang semuanya itu ada anggarannya.

“Kami minta segera ada audit yang dilakukan agar semuanya terjawab berdasarkan fakta yang ada, apakah anggaran itu difungsikan atau tidak. Kami (masyarakat) menghendaki lurah mundur,” sambung dia.
Sementara itu, Lurah Natah, Wahyudi menampik berkaitan dengan tuduhan arogan selama menjalankan pemerintahan di Kalurahan Natah. Dirinta juga menampik bila ada anggota BPD atau Bamuskal yang tidak dilibatkan dalam proses penyusunan anggaran.
“Semua program desa yang menggunakan anggaran kami selalu melibatkan BPD. Kemudoan untuk sikap argoan itu yang mana mohon diberi bukti,” paparnya.
Berkaitan dengan tuntutan pengunduran diri lurah, Wahyudi berharap masyarakatbya dapat memahami Perbub nomor 36 tahun 2021 terkait pengunduran lurah.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
