bisnis
Wujudkan Komitmen Pelayanan Prima, LLDIKTI Wilayah V Sosialisasikan 49 Standar Layanan Bebas Biaya
Jogja, (pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta berkomitmen memberikan pelayanan prima terhadap seluruh pemangku kepentingan perguruan tinggi, termasuk dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan masyarakat umum.
Saat ini, LLDIKTI Wilayah V memiliki 49 standar layanan yang semuanya gratis atau bebas biaya.
Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi Indartono mengatakan, 49 standar layanan tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Nomor : 2358/LL5/OT.02.02/2024 tentang Standar Pelayanan di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V.

“Standar layanan mencakup layanan substansif dan fasilitatif. Layanan substansif ini jenis layanannya langsung berkaitan dengan peningkatan mutu perguruan tinggi. Sedangkan layanan fasilitatif itu layanan yang mendukung atau memfasilitasi penyediaan layanan substansif,” katanya di sela Sosialisasi Standar Pelayanan yang dihadiri 100 pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kantor LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Jum’at (21/06/2024).
Setyabudi menegaskan, seluruh layanan yang disediakan bebas biaya. Sebab hal itu merupakan salah satu bentuk komitmen dalam memberikan layanan terbaik tanpa biaya apapun.
“Jika ada informasi yang menyebutkan adanya biaya adalah tidak benar. Semua layanan kami gratis dan transparan,” ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, lanjut Setyabudi, diharapkan para pemangku kepentingan dapat memahami Prosedur Operasional Standar (POS) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap individu dapat mengakses layanan yang dimiliki LLDIKTI Wilayah V tanpa dipungut biaya.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga integritas birokrasi dan memastikan bahwa pemangku kepentingan dilayani dengan baik dan tanpa hambatan finansial,” tandasnya.
Di sisi lain, kata Setyabudi, pihaknya memiliki tugas berat untuk memastikan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi. Sebab saat ini, baru 8 dari 100 PTS di DIY yang memiliki akreditasi unggul.
“Hanya 8 dari 100 PTS yang memiliki akreditasi unggul. Ini menjadi pekerjaan besar bagi kami, ” lanjutnya.
Setyabudi menambahkan, untuk mengatasi tantangan ini, LLDIKTI Wilayah V menerapkan pendekatan yang lebih dekat dengan perguruan tinggi. Pihaknya berusaha membuka komunikasi yang lebih baik dengan seluruh perguruan tinggi melalui program silaturahmi dadakan.
“Ini penting untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bahwa semua kampus, termasuk yang kecil, dapat berkembang dan unggul,” jelasnya.
Sosialisasi ini juga merupakan forum untuk menampung aspirasi dan masukan pemangku kepentingan. Hal ini bertujuan untuk menyempurnakan tugas dan fungsi pelayanan seluruh Tim Kerja di LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.
Kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang mewajibkan setiap penyelenggara pelayanan publik memiliki standar pelayanan. Tujuannya, untuk memberikan jaminan kepastian bagi pemberi dan penerima layanan.
Dengan adanya sosialisasi standar layanan ini, LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta mempertegas komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mewujudkan pelayanan pemerintah yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan pelayanan.
“Kami berharap melalui upaya ini, perguruan tinggi di wilayah kami dapat terus berkembang dan berprestasi, memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” pungkasnya.
(Ken).
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
