Pendidikan
PPDB SD dan SMP Dilaksanakan Juni, Masih Gunakan Sistem Zonasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada jenjang SD hingga SMP untuk tahun ajaran 2021/2022 dipastikan akan dimulai pada akhir Juni 2021 mendatang. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sistem PPDB untuk kali tetap menggunakan sistem zonasi.
Kepala Bidang SMP, Kiswara menuturkan, PPDB SMP di Gunungkidul akan dimulai pada 22 hingga 25 Juni 2021 mendatang. Adapun komposisi penerimaan siswa baru pada tiap sekolah yakni 50% zonasi, 15% afirmasi, 5% perpindahan orang tua dan 30% jalur prestasi.
“Pelaksanannya tidak banyak yang berbeda dari pelaksanaan PPDB tahun sebelumnya, tetap dilaksanakan secara online melalui situs yang kami sediakan,” ungkap Kiswara, Sabtu (22/05/2021).
Kiswara menerangkan, nantinya calon pelajar akan mengunggah data sesuai persyaratan dengan menggunakan situs website resmi PPDB. Namun begitu, sekolah tetap membuka posko konsultasi dengan penerapan standar prokes ketat. Di Gunungkidul sendiri, tersedia lebih dari 10.000 bangku di seluruh sekolah yang tersebar di masing-masing daerah.
“Daya tampung untuk sekolah Negeri di Gunungkidul adalah 7.156 siswa kemudian swasta 3.200 siswa,” ujar Kiswara.

Dilanjutkannya, di Gunungkidul total terdapat 113 SMP. Dari jumlah ini, 61 SMP berstatus negeri, sedangkan 52 sekolah merupakan SMP swasta. Nantinya dalam proses PPDB, seluruh sekolah akan melakukan PPDB secara daring.
“Untuk teknisnya nanti akan diterbitkan peraturan Kepala Dinas,” tutur dia.
Terpisah, Kabid SD Disdikpora Gunungkidul, Sumarto menuturkan, PPDB jenjang SD juga akan dilaksanakan pada Juni 2021 mendatang. Adapun untuk tenaga operator sendiri dibantu oleh guru TK dan juga SD tujuan.
“Mereka nanti akan banyak membantu kesulitan wali dalam proses PPDB,” jelas Sumarto.
Disdikpora juga akan membuka posko pelayanan bagi wali calon pelajar yang kesulitan menggunakan sistem online. Ia menyebut terdapat 409 SD yang tersebar di Gunungkidul. Diharapkan dengan pendampingan yang ada, bisa membantu para orang tua yang kurang familier dengan skema online ini.
“Daya tampungnya sekitar 14.084 siswa baik untuk SD Negeri maupun swasta,” tukas Sumarto.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
