Connect with us

Uncategorized

Bupati Belu Kunjungi Pemkab Bantul, Adopsi Pengembangan UMKM Bantul

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)–Bupati Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Willybrodus Lay melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Bantul dalam rangka memperkuat jejaring serta mempelajari pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Willybrodus Lay menyampaikan bahwa Kabupaten Bantul menjadi salah satu daerah rujukan karena dinilai memiliki kemajuan signifikan dalam sektor UMKM. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk belajar sekaligus mengadopsi praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di Bantul.

“Kami melihat Bantul ini salah satu kabupaten yang cukup maju dalam UMKM-nya. Kami dari daerah perbatasan datang untuk belajar, bagaimana UMKM yang sudah berkembang di sini bisa kami adopsi dan terapkan di daerah kami,” ujarnya (24/4/26).

Berita Lainnya  Banyak Warga Yang Mudik dan Pulang Umroh, ODP Corona di Gunungkidul Terus Bertambah

Rombongan Pemerintah Kabupaten Belu disambut oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, yang memaparkan berbagai potensi dan capaian UMKM di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa Bantul memiliki banyak pelaku UMKM yang telah berkembang pesat, bahkan beberapa di antaranya mengalami peningkatan permintaan hingga kekurangan bahan baku.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah sentra kerajinan gerabah di Kasongan yang produksinya terus meningkat hingga bahan bakunya harus didatangkan dari luar daerah. Selain itu, kerajinan berbahan pelepah pisang seperti tas, keranjang, dan tikar juga menjadi produk unggulan yang kini semakin diminati pasar.

“Di Bantul ini banyak UMKM yang berkembang. Bahkan ada yang sukses sampai kekurangan bahan baku. Ini menunjukkan permintaan pasar yang tinggi. Ke depan, ini bisa menjadi peluang kerja sama, termasuk dengan daerah yang memiliki potensi bahan baku,” jelas Aris.

Berita Lainnya  Diduga Caplok Lahan Pribadi Tanpa Izin, Pembangunan Selokan di Jalur Gading-Ngalang Dilaporkan ke Polisi

Ia juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut, termasuk mengundang Pemerintah Kabupaten Belu untuk melihat langsung proses produksi kerajinan serta belajar dari para pengrajin di Bantul.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPW Forum BUMDes Indonesia Provinsi NTT, Marcel Beding, yang menilai kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinergi antar daerah.

Menurutnya, Kabupaten Belu memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah seperti pisang, kelapa, porang, dan sengon. Namun, sebagian besar masih dijual dalam bentuk bahan mentah dan belum diolah menjadi produk bernilai tambah.

“Kita melihat ada kecocokan antara potensi bahan baku di Belu dengan kemampuan produksi di Bantul. Ini yang ingin kita padukan, sehingga bisa terjadi transfer pengetahuan dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat,” ungkap Marcel.

Berita Lainnya  Laris dalam Penjualan Perumahan, Sudibyo Timbul Sukses Kembali Terima Penghargaan

Ia berharap ke depan akan terjalin kerja sama konkret antara kedua daerah, di mana Belu dapat memasok bahan baku, sementara Bantul berbagi pengetahuan dalam pengolahan dan produksi kerajinan. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan UMKM, sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui sinergi antar daerah.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler