Uncategorized
Curi Sepeda Motor Milik Warga Serut, Seorang Pemuda Diringkus Petugas
Gedangsari,(pidjar.com)— Aksi pencurian sepeda motor di Padukuhan Rejosari, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, akhirnya terungkap. Polisi mengamankan seorang pelajar berinisial MR (18), yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian di wilayah tersebut.
Kapolsek Gedangsari AKP Gatot Wahyu Wijaya mengatakan, pencurian sepeda motor milik Mulyani (53) terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
“Korban bersama suaminya meninggalkan rumah untuk pergi ke musala yang jaraknya sekitar 300 meter. Rumah dalam kondisi terkunci,” ujar Gatot saat jumpa pers di Aula Patriatama Polres Gunungkidul, Selasa (1/9/2026) siang.
Sekitar pukul 05.00 WIB, korban kembali dan mendapati sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi AB 5260 XK sudah tidak berada di rumah.
Tak berhenti di situ, korban juga mendapati BPKB kendaraan ikut hilang. Setelah diperiksa, dua BPKB lainnya yang disimpan dalam tas plastik hitam di bawah karpet kamar masih berada di tempat, sedangkan BPKB Honda Beat sudah raib.
“Korban kemudian menghubungi anak dan saudaranya. Setelah dicek, selain sepeda motor, BPKB Honda Beat juga hilang,” jelas Gatot.
Kasus tersebut baru dilaporkan korban ke Polsek Gedangsari pada Jumat (24/7/2026).
Menurut Gatot, pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan polisi terkait pencurian dua telepon seluler milik Sudiyo yang juga terjadi di wilayah Rejosari.
“Dalam penyelidikan, kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Padukuhan Dawung, Kalurahan Serut. Kemudian petugas mengamankan MR,” ungkapnya.
Saat diperiksa, MR mengakui telah mencuri dua ponsel merek Samsung dan Vivo milik Sudiyo. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menemukan adanya dugaan keterlibatan pelaku dalam sejumlah pencurian lainnya.
“Setelah dilakukan interogasi dan pengembangan, pelaku juga mengakui melakukan pencurian uang, emas dan satu unit sepeda motor Honda Beat di rumah korban,” kata Gatot.
Dalam pencurian di rumah Mulyani, pelaku diduga masuk dengan cara merusak pintu. Setelah berhasil masuk, sepeda motor kemudian dibawa kabur bersama STNK dan BPKB.
Kini polisi telah mengamankan Honda Beat AB 5260 XK beserta STNK dan BPKB sebagai barang bukti.
“Barang bukti sepeda motor beserta dokumennya sudah kami amankan,” tegas Gatot.
Atas perbuatannya, MR dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
