Info Ringan
Lima Fakta tentang Candi Prambanan
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Candi prambanan terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan Klaten, Jawa Tengah. Pembangunan dimulai pada abad ke 9 masehi oleh kerajaan Rakai Pikatan, sebagai tandingan borobudur sekaligus tanda kejayaan wangsa Sanjaya. Candi Prambanan dibangun untuk memuja 3 dewa agama Hindu yang sangat dihormati yaitu Dewa Siwa, Wisnu dan Brahma.
Tiap dewa diwakilkan oleh 3 bangunan candi. Tapi yang paling diutamakan Ialah Dewa Siwa yang lebih tinggi dan lebih besar dari 2 candi yang lain. Tinggi candi utama atau candi siwa 47 meter atau 5 meter lebih tinggi dari candi borobudur. Di balik keindahannya dan keagungannya candi ini memiliki misteri dan mitos yang berkembang di masyarakat sekitar kompleks. Apa saja itu, langsung saja kita simak pemaparannya di bawah ini.
1. Nama asli Candi Prambanan adalah Siwagrha
Nama Siwaghra diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti Rumah Siwa. Pemberian nama Rumah Siwa karena Dewa Siwa begitu istimewa pada masa pemerintahan Rakai Pikatan. Sebagai wujud penghormatannya, Rakai Pikatan mendirikan arca Siwa Mahadewa setinggi 3 meter yang terletak di ruang utama Candi Prambanan.
2. Candi Prambanan dirancang menyerupai Gunung Semeru
Menurut kosmologi hindu kuno, Candi Prambanan didesain menyerupai puncak mahameru. Hal tersebut dikarenakan masyarakat zaman dahulu percaya bahwa mahameru adalah rumahnya para dewa. Dengan kata lain, Candi Prambanan merupakan perlambangan rumah para dewa.
3. Candi Siwa menjadi bangunan pemujaan Dewa Siwa terbesar di Indonesia
Faktanya, Candi Siwa menjadi bangunan pemujaan Dewa Siwa terbesar di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, puncak candi Siwa berdiri setinggi 47 meter.
4. Relief Candi Prambanan bercerita tentang Ramayana
Alur kisah Ramayana dimulai dari pradakshina (sisi timur) di kompleks Candi Siwa. Untuk menikmati kisahnya, kamu harus berjalan memutar searah jarum jam. Lalu, kamu bisa melanjutkan kisah Ramayana dengan mengunjungi sisi selatan Candi Brahma.
5. Bila diamati lebih cermat, puncak Candi Prambanan berbentuk mahkota
Coba amati lingkaran merah pada foto di atas. Puncak Candi Prambanan terlihat seperti bentuk mahkota. Nah, puncak tersebut diberi nama puncak mastaka yang melambangkan halilintar.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
