Peristiwa
Pohon Nyaris Ambruk Dirobohkan Petugas, Arus Lalu Lintas di Jalan Jogja – Wonosari Sempat Ditutup
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pengguna jalan yang melintas di Jalan Jogja-Wonosari tepatnya di tikungan Tleseh sedikit was-was dengan keberadaan sebatang pohon yang nyaris tumbang. Lantaran kondisinya terus mengkhawatirkan, petugas gabungan dari Polsek Playen, TRC BPBD Gunungkidul dan Damkar akhirnya memutuskan untuk merobohkan pohon tersebut. Selama proses penebangan maupun evakuasi batang pohon, arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari sempat ditutup total.
Informasi yang berhasil dihimpun, pohon berukuran cukup besar tersebut mulai dhoyong sejak beberapa hari lalu. Diduga peristiwa itu terjadi lantaran hujan yang cukup deras mengguyur wilayah Gunungkidul akhir-akhir ini.
Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak mengatakan, langkah tersebut diambil setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya pohon yang membahayakan pengguna jalan. Merasa kondisi pohon memang sudah sangat mengkhawatirkan, akhirnya kemudian dipilih untuk merobohkannya.
"Tadi sekitar pukul 15.30 personil Polsek Playen langsunh meluncur ke lokasi disusul kemudian beberapa anggota Sabhara Polres Gunungkidul,Damkar Gunungkidul serta dari BPBD juga datang kelokasi," ucap Kapolsek, Kamis petang.
Langkah tersebut diambil agar tidak membahayakan pengguna jalan. Sebab di lokasi tersebut merupakan jalur utama dari arah Jogja dan sebaliknya.Dikhawatirkan jika kondisi cuaca yang seringkali dilanda hujan deras maupun angin kencang, kondisi pohon tersebut rawan tumbang dan menimpa para pengguna jalan.
"Akhirnya atas kesepakatan bersama pohon yang berukuran besar tersebut berhasil dirobohkan dengan mengerahkan beberapa gergaji mesin yang dibawa para petugas," imbuh dia.
Pohon yang berhasil dirobohkan tersebut akhirnya dipotong-potong untuk disingkirkan dari badan jalan. Meskipun arus lalu lintas sempat tersendat beberapa saat namun banyak pengendara yang merasa lega lantaran kekawatiran akibat pohon tumbang selama perjalanan sedikit berkurang.
"Masih banyak lagi sebenarnya pohon yang menakutkan kalau kita pas lewat. Tapi yang ini sudah bisa disingkirkan itu sudah bikin lega," tutur Darmo warga yang melintas di sekitar lokasi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
