Kriminal
Aksi Klithih di Jalan Sambipitu-Nglipar, Empat Pelajar Dicegat dan Dipukuli Gerombolan Pemuda Tak Dikenal
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Empat remaja asal Kecamatan Semin dan Ngawen harus mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya. Mereka diduga menjadi korban aksi klitih yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Sambipitu-Nglipar, tepatnya di sekitar Masjid Al Huda, Padukuhan Sumberejo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari pada Minggu (22/12/2019) dini hari tadi. Dari keempat korban tersebut, 3 diantaranya mengalami luka di bagian wajah akibat pukulan.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Di jam tersebut 4 orang pemuda yang diketahui masih duduk dibangku kelas 3 SMA tersebut melintas dari arah Sambipitu menuju Nglipar. Keempatnya hendak pulang ke rumah masing-masing usai menikmati malam minggu di Bukit Bintang, Kecamatan Patuk. Sesampainya di sekitar Masjid Al-Huda, mereka berpapasan dengan 5 pemotor yang mengendarai motor jenis KLX dan N-Max.
Rombongan pria tidak dikenal itu melaju dari arah Nglipar menuju Sambipitu. Saat berkendara, kawanan pemuda itu berjalan zigzag dan menggeber-geberkan gas motornya. Sebenarnya, saat kedua kelompok tersebut berpapasan, tak terjadi insiden. Namun entah bagaimana, beberapa saat kemudian, kawanan pemuda bar-bar ini justru putar balik dan menghadang 4 remaja itu.
Tanpa ada sebab yang jelas, mereka langsung mendekati dan menghentikan Rahmad Andriawan (19) warga Widoro Lor, Desa Bendung, Kecamatan Semin; Andriyanto (18) warga Padukuhan Bendung, Desa Bendung, Kecamatan Semin; Bagus Lintang (18) warga Bulurejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Semin dan Alsa Putra (18) warga Padukuhan Jurang Jero, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen. Dicegat oleh rombongan pemuda yang langsung terlihat beringas ini membuat keempat korban ketakutan. Para pelaku kemudian dengan kata-kata kasar sempat meminta handphone milik keempat pemuda itu.
Entah siapa yang memulai, belum sempat dijawab permintaan tersebut, gerombolan pemuda tak dikenal ini langsung memukuli para korban yang masih berstatus pelajar. Tak puas dengan memukuli mereka, para pelaku juga merusak sepeda motor yang digunakan korban. Sepeda motor korban dijumpingkan kemudian dijatuhkan begitu saja.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gedangsari, AKP Solechan membenarkan adanya insiden di wilayahnya tersebut. Menurut Solechan, kasus ini telah ditangani oleh jajarannya. Para korban sendiri sudah dimintai keterangan di Mapolsek Gedangsari.
“Sudah ada keterangan dari korban ke kami, sedang kita kembangkan untuk mengungkap pelakunya,” beber Solechan, Minggu malam.
Menurut Solechan, dalam kejadian ini 3 orang korban mengalami luka ringan. Sementara 1 orang diantaranya mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan sempat harus dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan medis. Adapun dalam kejadian ini, korban atas nama Rahmad mengalami bengkak di bagian mata lantaran dipukul menggunakan tangan kosong. Sementara untuk Andriyanto sempat dipukul di bagian pelipis dan Alsa Putra luka di pipi kiri akibat pukulan.
“Untuk korban atas nama Bagus Lintang sempat akan dipukul, namun sempat menghindar dan membentur tiang rambu lalu lintas,” urai Solechan.
Ia beberkan lebih lanjut, dalam kasus ini, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan apakah ini termasuk dalam kategori klithih atau tidak. Dalam kejadian ini, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Tidak ada pula barang-barang milik korban yang dirampas oleh para pelaku.
“Yang jelas, ada penganiayaan yang terjadi namun belum bisa disimpulkan klithih atau bukan, masih dalam tahap penyelidikan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gedangsari, Aipda Berbudi Susilo memaparkan, saat ini pihaknya tengah mendalami perkara tindak kriminalitas di jalanan yang mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka itu.
“Benar, sedang kami tangani dengan dibackup Satreskrim Polres Gunungkidul,” terang Aipda Berbudi.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized20 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
