fbpx
Connect with us

Peristiwa

Aksi Vandalisme di Pantai Butuh Bikin Geram Wisatawan

Published

on

Saptosari,(pidjar.com)–Aksi vandalisme yang dilakukan tangan-tangan jahil membuat Pantai Butuh di Kecamatan Saptosari terlihat kumuh. Ironisnya, kondisi tersebut tidak langsung ditangani oleh pihak pengelola sehingga dibiarkan kotor begitu saja merusak keindahan pantai yang sesungguhnya.

Aksi vandalisme diperparah dengan menjadikan batu karang di pesisir pantai sebagai media aksi corat-coret oknum tak bertanggung jawab. Tak hanya dicoret dengan menggunakan cat semprot saja, vandal yang terjadi di sekitar Pantai Butuh juga dilakukan dengan menggunakan spidol.

Kondisi yang ada saat ini tentu mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, terutama mereka yang mengunjungi Pantai Butuh untuk berekreasi dan melepas penat. Sebagian besar dari mereka menyayangkan atas perilaku yang tidak terpuji tersebut hingga berakibat pada ketidaknyamanan pengunjung dalam berwisata.

“Sangat disayangkan tempat yang semestinya indah jadi seolah tak terawat seperti ini. Harus segera dibenahi sih supaya wisatawan merasa nyaman,” cetus Ridho, wisatawan asal Semarang kepada pidjar.com, Jumat (16/02/2018).

Menurutnya, perbuatan tersebut harus diberikan efek jera supaya tidak berulang. Jika dibiarkan, nantinya dikhawatirkan bisa memancing oknum-oknum lain untuk merusak alam. Mengingat pantai merupakan wisata andalan Gunungkidul, Ridho berharap agar kejadian ini tidak terjadi juga di pantai lainnya.

“Bikin malu wisatawan apalagi yang datang dari luar daerah terlebih turis mancanegara. Pantai yang begitu bagus kayak gini tiba-tiba dirusak oleh orang-orang tak terpuji,” katanya.

Ridho melanjutkan, dalam menjaga lokasi objek wisata, semua masyarakat harus berperan aktif khususnya dalam menjaga fasilitas umum dikarenakan biaya untuk pembangunan pun menggunakan uang masyarakat sendiri. Sebab, secara tidak langsung, aksi vandalisme jika dibiarkan terus menerus dapat mempermalukan pihak pemerintah karena dianggap tidak merawat lokasi wisata dengan baik.

“Sayang sekali kalau kawasan wisatanya sudah ditata sebaik mungkin, tapi ada orang jahil yang merusaknya belum ditindak tegas,” ucap dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler