Peristiwa
Aksi Vandalisme di Pantai Butuh Bikin Geram Wisatawan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi vandalisme yang dilakukan tangan-tangan jahil membuat Pantai Butuh di Kecamatan Saptosari terlihat kumuh. Ironisnya, kondisi tersebut tidak langsung ditangani oleh pihak pengelola sehingga dibiarkan kotor begitu saja merusak keindahan pantai yang sesungguhnya.
Aksi vandalisme diperparah dengan menjadikan batu karang di pesisir pantai sebagai media aksi corat-coret oknum tak bertanggung jawab. Tak hanya dicoret dengan menggunakan cat semprot saja, vandal yang terjadi di sekitar Pantai Butuh juga dilakukan dengan menggunakan spidol.
Kondisi yang ada saat ini tentu mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, terutama mereka yang mengunjungi Pantai Butuh untuk berekreasi dan melepas penat. Sebagian besar dari mereka menyayangkan atas perilaku yang tidak terpuji tersebut hingga berakibat pada ketidaknyamanan pengunjung dalam berwisata.
“Sangat disayangkan tempat yang semestinya indah jadi seolah tak terawat seperti ini. Harus segera dibenahi sih supaya wisatawan merasa nyaman,” cetus Ridho, wisatawan asal Semarang kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (16/02/2018).
Menurutnya, perbuatan tersebut harus diberikan efek jera supaya tidak berulang. Jika dibiarkan, nantinya dikhawatirkan bisa memancing oknum-oknum lain untuk merusak alam. Mengingat pantai merupakan wisata andalan Gunungkidul, Ridho berharap agar kejadian ini tidak terjadi juga di pantai lainnya.

“Bikin malu wisatawan apalagi yang datang dari luar daerah terlebih turis mancanegara. Pantai yang begitu bagus kayak gini tiba-tiba dirusak oleh orang-orang tak terpuji,” katanya.
Ridho melanjutkan, dalam menjaga lokasi objek wisata, semua masyarakat harus berperan aktif khususnya dalam menjaga fasilitas umum dikarenakan biaya untuk pembangunan pun menggunakan uang masyarakat sendiri. Sebab, secara tidak langsung, aksi vandalisme jika dibiarkan terus menerus dapat mempermalukan pihak pemerintah karena dianggap tidak merawat lokasi wisata dengan baik.
“Sayang sekali kalau kawasan wisatanya sudah ditata sebaik mungkin, tapi ada orang jahil yang merusaknya belum ditindak tegas,” ucap dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
