Sosial
Anggaran Terbatas, Sumber Air Gunungkidul Belum Maksimal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kawasan kars di Kabupaten Gunungkidul diketahui memiliki potensi sumber air yang melimpah. Namun demikian, belum semua sumber air dapat dikelola lantaran kterbatasan peralatan dan keterbatasan daerah dalam penganggaran guna memanfaatkan potensi yang ada tersebut.
Direktur Teknik PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, Gunungkidul seharusnya tidak mengalami kekeringan atau kesulitan air bersih saat musim kemarau. Hal tersebut dikarenakan sumber air cukup melimpah. Namun begitu, dalam pemanfaatannya memerlukan biaya yang cukup besar untuk merealisasikan hal tersebut.
“Kita hanya mengkaji. Kajian kemudian kita akan kita ajukan ke provinsi dan pusat untuk mendapatkan pembiayaanya,” ujar Totok, Minggu (14/06/2020).
Ia memberikan contoh, salah satu sumber air sungai bawah tanah Gua Seropan yang berada di perbatasan Kapenewon (Kecamatan) Semanu, dan Ponjong. Dari potensi 950 liter per detik baru dimanfaatan sebanyak 175 liter per detik. pemanfaatan sumber air bawah tanah Seropan selama ini mengaliri pelanggan di empat wilayah. Mulai dari Kapanewon Semin, Semanu, Tepus, dan Rongkop.
“Data kita potensinya mencapai 950 liter per detik, tapi yang terpakai baru 175 liter per detik,” kata dia.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk tahun ini pihaknya berencana menaikkan debit air hingga 300 liter per detik. Menurutnya, tambahan produksi harus diimbangi dengan penambahan mesin pompa sehingga pengangkata sumber bisa dimaksimalkan.
“Kajian seperti ini kita sampaikan karena kita butuh partisipasi dari pemerintah, baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten. Dengan tambahan nanti bisa memperluas jangkauan, sehingga mengurangi wilayah kekeringan,” terang dia.
Selain memaksimalkan potensi sumber dimiliki, juga memanfaatkan teknologi guna mengetahui pemetaan pemanfaatan air bagi pelanggan di setiap wilayah. Pihaknya menggandeng semua pihak untuk membantu pemetaan.
“Kita gunakan flow meter untuk kepastian kebutuhan. Setelah diketahui maka aliran bisa disesuaikan kebutuhan itu hingga ada pemerataan pasokan,” kata Totok.
Sementara itu, Komandan Kodim 0730/GK Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto mengatakan pihaknya berkomitmen membantu dalam merelaisasikan hal tersebut sehingga kebutuhan pasokan air di masyarakat bisa lebih terjamin, termasuk ikut survey optimalisasi di Gua Seropan, dan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO).
Ia menambahkan, kegiatan membantu pengangkatan air telah dilakukan di sumber air Pulejajar di Kalurahan Jepitu, Girisubo.
“Kita ingin membantu dalam upaya mengatasi krisis air bersih, khususnya saat kemarau,” ucap Noppy.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa6 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial5 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan2 hari yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
