Pemerintahan
Antrian Pencetakan KTP El di Gunungkidul Capai Puluhan Ribu, Begini Kebijakan Disdukcapil
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Proses pembuatan E-KTP lagi-lagi menjadi permasalahan yang cukup serius bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul. Hal tersebut lantaran blangko E-KTP dari Kementerian Dalam Negeri yang masuk ke Gunungkidul hanya berjumlah ratusan. Hal ini menjadi masalah lantaran pengajuan E-KTP dari masyarakat berjumlah puluhan ribu. Terlebih, menjelang rekrutmen CPNS, keberadaan E-KTP ini tentu saja menjadi hal yang vital untuk keperluan pendaftaran.
Kepala Bidang Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Arisandy mengatakan, saat ini kemampuan cetak E-KTP Disdukcapil di Kabupaten Gunungkidul per hari hanya berjumlah 30 unit. Jumlah itupun hanya disesuaikan dengan Print Ready Record (PRR) yang tersedia.
“Dari pusat blangko hanya mengirimi 500 keping per bulan sedangkan kebutuhan pengajuan rata-rata mencapai 10 ribuan,” ujar Arisandy kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (31/10/2019).
Dengan seleksi PRR, lanjut Arisandy, ada masyarakat yang secara cepat bisa mendapatkan E-KTP tanpa mengantri. Adapula yang harus menunggu hingga berbulan-bulan dan hanya mendapatkan surat keterangan pengganti E-KTP yang memiliki masa aktif 6 bulan.
“Karena itu by sistem yang menyeleksi, yang diprioritaskan bagi pengajuan awal masyarakat yang berusia 17 tahun,” imbuh dia.

Kendati demikian, ia meminta masyarakat tak perlu khawatir. Hal tersebut lantaran, menjelang rekruitmen CPNS ini, banyak yang mengkhawatirkan apabila Suket tidak bisa digunakan untuk pendaftaran.
“Untuk penerimaan CPNS bisa menggunakan suket sebagai pengganti ktp elektronik, selama datanya valid. Namun kalau ada kendala langsung konsultasikan kepada kami,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Markus Tri Munarja meminta masyarakat untuk bersabar. Ia pun juga akan memprioritaskan kepada masyarakat yang mau mengonsultasikan permasalahan E-KTP yang tidak kunjung jadi.
“Kami memprioritaskan untuk masyarakat yang cetak dengan kepentingan mendesak seperti misalnya untuk keperluan ke luar negeri, umroh dan haji,” imbuhnya.
Secara prinsip, pihaknya akan memaksimalkan pelayanan bagi penduduk yang tertib akan administrasi kependudukan. Di sisi lain ia menegaskan, kegunaan Suket yang diterbitkan oleh Disdukcapil sebagai pengganti E-KTP memiliki fungsi yang sama.
-
Uncategorized1 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized6 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
