fbpx
Connect with us

Peristiwa

Api Sampah Terbang Tertiup Angin Kencang, Dapur Edi Kebakaran

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)–Kencangnya hembusan angin yang terjadi pada Minggu (13/05/2018) petang tadi membawa petaka bagi Edi Surahmanto (40) warga Padukuhan Toboyo Barat, Desa Logandeng, Kecamatan Playen. Akibat angin kencang tersebut, api dari pembakaran sampah merembet ke bangunan rumah miliknya. Beruntung meski sempat membesar dan membakar bagian belakang rumahnya. Tak ada korban pada kejadian ini meski korban harus menanggung kerugian hingga mencapai jutaan rupiah.

Anggota Pemadam Kebakaran Wonosari, Totok mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu, Edi yang mendengar suara seperti benda terbakar di bagian belakang rumahnya melakukan pengecekan. Saat itu, ia melihat api sudah membesar.

Berita Lainnya  Belasan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul

"Saat diketahui api sudah merembet ke dinding bangunan," kata Totok, Minggu malam..

Melihat kebakaran terjadi di rumahnya, korban lantas meminta pertolongan kepada warga sekitar. Belasan warga kemudian berkumpul dan menggunakan peralatan seadanya, berusaha memadamkan api. Sejumlah warga lainnya juga berinisiatif untuk memanggil pemadam kebakaran.,

"Kita menerjunkan tiga unit mobil pemadam dan 12 anggota untuk melakukan penanganan api," imbuh Totok.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas kemdian langsung melakukan upaya pemadaman. Tak butuh waktu lama berkat kerjakeras serta dukungan masyarakat sekitar, api berhasil dijinakkan.

"Kita cukup memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk memadamkan api karena sebelumnya memang telah ada upaya pemadaman dari warga," terang dia.

Berita Lainnya  Datang Bersama Keluarga saat Nyoblos, Badingah Berharap Suksesornya Mampu Meretaskan Kemiskinan

Dikatakan Totok, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api yang dengan cepat berhasil dipadamkan pun turut meminimalisir jumlah kerugian yang harus dialami korban.

Diungkapkan dia, api diduga berasal dari pembakaran sampah di belakang rumah korban. Lantaran kencangnya angin, api tersebut lantas merembet ke bagian belakang rumah yang difungsikan sebagai dapur. Banyaknya material yang mudah terbakar menjadikan api dengan mudah membesar.

"Kerugian materi sekitar Rp 1 juta. Atap bangunan dapur itu sebagian sudah hangus terbakar," pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler