fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tabrakan Saat Latihan Jelang Balapan di Sirkuit Gading, Pembalap Muda Meregang Nyawa

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)–Kabar duka datang dari gelaran Kejurnas Motorprix Region 2 putaran ke 3 yang berlangsung di Lanud Gading, Kecamatan Playen. Seorang pembalap muda asal Jawa Timur meregang nyawa di lintasan setelah terlibat kecelakaan saat melakukan uji coba lintasan pada Jumat (12/05/2018) kemarin. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaam terjadi pada sesi pengenalan track dan bukan merupakan sesi resmi. Kondisi lintasan sendiri sebenarnya belum 100 % fix untuk digunakan para pembalap.

Pada sesi tersebut, naas kemudian menimpa Tata Ferdian pembalap muda asal Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Bermula ketika salah satu pembalap yang out saat keluar R1 dan menyeberang ke lintasan lurus antara tikungan 5 dan 6.

Berita Lainnya  Truk Terperosok Nyemplung Jurang, 2 Orang Terluka

Korban sendiri saat itu sedang melaju di trek lurus jelang tikungan ke-6 dan tidak bisa menghidari pembalap yang out tersebut. Lantaran jarak yang terlalu dekat tabrakan keras pun tidak bisa dihindarkan.

Korban yang terjatuh kemudian langsung dievakuasi oleh petugas serta rekan-rekan pembalap lainnya. Tata lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun lantaran luka cukup parah,nyawa korban akhirnya tidak bisa diselamatkan. Ia menderita luka patah pada tulang leher dan dinyatakan meninggal dunia beberapa saat kemudian.

Ketika dikonformasi, Kapolsek Playen AKP Yusuf Tianotak membenarkan adanya insiden yang menimbulkan korban jiwa saat gelaran lomba balap motor di Sirkuit Lanud Gading. Namun demikian lantaran pihak penyelenggara cukup tertutup, pihaknya cukup kesulitan dalam mendapatkan informasi lebih lengkap.

Berita Lainnya  Kronologi Tertembaknya Aldi, Warga Sempat Serbu Polisi Pelaku

"Sampai saat ini kita berusaha mencari data tapi, belum dapat karena kejadiannya di kesatuan lain. Bukan dengan warga masyarakat umum. Jadi kami juga menjaga biar tidak salah pengertian," terang Yusuf.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler