Pemerintahan
Armada Gerbang Pak Probo Diharapkan Mampu Dekatkan Produk Gunungkidul kepada Masyarakat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul melepaskan enam armada Industri Kecil Micro (IKM) secara simbolis untuk mengenalkan Gerakan Bangga Pakai Produk Buatan Gunungkidul (Pak Probo), Kamis (11/02/2021) pagi. Armada ini nantinya diharapkan makin mendekatkan pelaku industri kecil kepada masyarakat.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko mengatakan, sejauh ini terdapat ratusan Industri Kecil Micro di Gunungkidul. Namun keberadaannya belum begitu femilier di tengah lingkungan masyarakat.
“Program ini merupakan sebuah ikhtiar dari pemerintah untuk membantu pelaku industri kecil dalam pemasaran, produk ini diharapkan mampu dikenal masyarakat dan terserap pasar,” papar Johan.
Dikatakan Johan, produktifitas IKM sempat mati suri akibat pamdemi. Disamping permodalan, mereka juga kesulitan dalam pemasaran karena daya beli masyarakat rendah.
“Upaya ini merupakan kolaborasi dari pemerintah dengan pengusaha serta perbankan. Harapannya produk-produk ini menjadi identitas dari Gunungkidul,” jelasnya.

Program Gerbang Pak Probo sendiri memang fokus untuk mendekatkan produk dengan masyarakat. Para pelaku usaha diberi fasilitas berupa sejumlah produk perbankan dari BPD DIY, serta wadah pengangkut dan juga jaket
Salah satu pelaku usaha, Hendri Kurniawan yang berasal dari Padukuhan Ngasem Kalurahan Bohol Kapanewon Rongkop mengatakan, pihaknya sejauh ini memang kesulitan dalam melakukan pemasaran terlebih di masa pandemi. Harapannya, dengan program Gerbang Pak Probo ini produk dagangannya yang berupa peyek dapat dikelan masyaramat secara luas.
“Program ini juga membantu kami pengusaha untuk mendapatkan PIRT, nantinya kami akan keliling ke berbagai wilayah di Gunungkidul untuk penjualan,” jelas Hendri.
Terpisah, Bupati Gunungkidul berharap, dengan armada yang akan keliling ke berbagai wilayah di Gunungkidul mampu mengenalkan produk-produk lokal. Harapannya, nantinya ekonomi di Gunungkidul menggeliat setelah tiarap akibat pandemi.
“Apalagi wilayah kita merupakan wilayah wisata harapannya produk lokal Gunungkidul bisa menjadi produk oleh-oleh, sehingga banyak industri tumbuh dan menjadi lapangan pekerjaan,” tandas Badingah.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
