Politik
Bagi-bagi Puluhan Tangki Air ke 3 Kecamatan, Kolonel Tugiman Enggan Dikaitkan Dengan Bursa Pilkada
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belakangan ini nama Kolonel Inf Tugiman warga Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar santer terdengar bakal maju dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. Meski belum secara resmi melakukan deklarasi, namun ini semakin santer menguat. Sejumlah pergerakan pengenalan kepada masyarakat nampaknya mulai dilakukan oleh yang bersangkutan.
Nama Tugiman sendiri merupakan sosok baru yang muncul ke tengah masyarakat belakangan ini. Setelah adanya beberapa nama seperti Mayor Sunaryanta, Danang Ardianta, Sudjoko, Immawan Wahyudi, Budi Utomo dan beberapa tokoh lain yang diprediksikan bakal maju dalam bursa pilkada mendatang, nama Tugiman adalah yang terakhir mencuat.
“Masih terlalu jauh lah kalau berbicara itu (Pilkada),” kata Tugiman ketika dikonfirmasi perihal potensi keikutsertaanya dalam bursa Pilkada Gunungkidul 2020, akhir pekan lalu.
Meski tidak secara gamblang, Tugiman nampaknya menjadi salah satu calon yang dipastikan bakal maju. Namun begitu, ia masih enggan untuk berbicara lebih lebar mengenai rumor tersebut.
“Kalau dorongan itu pasti ada. Yang jelas saya masih fokus dan loyal pada pimpinan atas jabatan saya di TNI,” ungkap dia.

Disinggung mengenai adanya komunikasi dengan partai politik, Tugiman juga masih enggan menanggapinya. Menurutnya, hal itu masih terlalu jauh terlaksana meski Pilkada sendiri hanya tinggal 1 tahun lagi.
“Belum ada komunikasi dengan partai politik atau calon-calon lain. Saya ingin sekali pulang kampung, tapi belum bisa. Jadi ya belum ada komunikasi politik mengarah ke Pilkada,” terang dia.
Mengenai aksi bagi-bagi 30 tangki air bersih di tiga kecamatan yakni Tepus, Rongkop dan Girisubo, Tugiman mengaku bahwa hal itu tidak berkaitan dengan kegiatan politik atau aksi menggalang dukungan. Sebab menurutnya, kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah sangat mendesak untuk dilakukan. Bagi-bagi air ini disebutkannya hanya sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat Gunungkidul.
“Bukanlah, itu kan karena masyarakat butuh air bersih. Kalau ada rezeki lagi ya semoga bisa berbagi lagi. Ini bukan kaitan dengan politik,” ujarnya.
Sebagai sesama warga Gunungkidul, ia sangat prihatin dengan masalah kekeringan yang terus melanda. Sudah menjadi kewajiban bagi warga Gunungkidul untuk saling membantu. Namun begitu, ia berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kekeringan yang terjadi setiap tahunnya.
“Saya lahir dan besar dari anak Gaplek Gunungkudul, saya bangga dengan saudara saya di Gunungkidul karena justru di tengah kesulitan ada hikmah, sekaligus melatih kita untuk bekerja keras, bergotong royong dan saling membatu dengan semangat guyub,” urai Tugiman.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan bahwa saat ini 14 kecamatan terdampak kekeringan. Dengan adanya bantuan dropping air dari pihak swasta menurutnya sangat membatu mengatasi masalah air bersih.
“Kami berterimakasih sekali kepada donatur pak Tugiman yang membatu 30 tangki air bersih ini. Saat ini di wilayah Girisubo, Rongkop dan Tepus sangat membutuhkan,” pungkas Edy.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
