Connect with us

Uncategorized

Bantuan Benih Jagung Dari Pemerintah Untuk 1000 Hektar Lahan Pertanian

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam rangka untuk meningkatkan produktifitas petani, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan benih jagung kepada masyarakat. Rencananya, benih tersebut akan ditanam di lahan seluas 1.000 Hektare. Benih jagung yang diberikan sendiri merupakan jenis hibrida varietas RK457 yang berasal dari Direktorat Perbenihan Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian.

Luas lahan panen jagung di Gunungkidul dalam tiga tahun ini terus mengalami peningkatan. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul, pada tahun 2018 ini tercatat luas lahan panen jagung seluas 50.447 hektare, meningkat pada tahun 2019 menjadi 51.117 hektare, dan pada tahun 2020 kembali meningkat seluas 52.946 hektare.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, menyerahkan secara simbolis pemberian bantuan benih jagung tersebut. Ia mengungkapkan jika adanya bantuan benih jagung tersebut memiliki sejumlah syarat. Diantaranya bantuan tersebut dapat meningkatkan indeks pertanaman dan menambah areal pangan petani di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Libur ke Pantai Gunungkidul? Hati-hati Ubur-ubur Mulai Bermunculan

“Salah satunya adalah bagaimana agar bisa meningkatkan indeks pertanaman dan menambah areal pangan. Sehingga 1.000 hektare ini nantinya akan didistribusikan kepada kelompok tani yang memang representatif yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” ungkap Heri, Rabu (27/10/2021).

Pembagian benih jagung tersebut diberikan kepada kelompok tani di Kapanewon Ponjong sebanyak 1,7 ton untuk lahan seluas 118 Hektare, Kapanewon Rongkop sebanyak 2 ton 220 kilogram untuk lahan seluas 148 Hektare, dan Kapanewon Playen sebanyak 1 ton 155 kilogram untuk lahan seluas 67 Hektare. Sedangkan sisanya akan dibagikan kepada sembilan kapanewon lainnya di Gunungkidul.

Heri menambahkan, dengan adanya produksi jagung lokal, nantinya akan lebih representatif sehingga dari segi produksi dan beban transportasi akan lebih efektif. Yang pada akhirnya harga benih jagung di Gunungkidul tidak terlalu tinggi.

Berita Lainnya  Grand Kangen Hotel Yogyakarta Menggelar Paket Bukber "SAWADIKAP" Selama Bulan Ramadhan 2024

“Nanti hasilnya bisa dijual ke peternak lokal dan tentunya harapannya kami selaku pemerintah bisa dijual untuk saudara kita dengan harga di bawah pasar,” beber Wakil Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, menyampaikan, potensi jagung di Gunungkidul saat ini sekitar 45.000 Hektare. Sebanyak 40.000 Hektare berada di musim tanam pertama dan 5.000 Hektare lainnya berada di musim tanam kedua setelah musim panen. Menurutnya, produksi jagung sendiri dapat mencapai 230 ribu ton hingga 275 ribu ton pipil kering.

“Sampai bulan Februari harapannya bisa penen 40.000 hektare, kemudian Maret sampai Juni bisa panen 5.000 Hektare, dan 1.000 Hektare sisanya bisa panen di bulan Juli sampai September,” urai dia.

Berita Lainnya  Masyarakat Diharapkan Tak Khawatir Divaksin saat Puasa

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler