fbpx
Connect with us

Info Ringan

Beberapa Penyakit Berbahaya yang Dapat Menjangkit Kala Musim Hujan

Published

on

Pidjar,(pidjar.com)–Mengenali berbagai penyakit umum yang biasa terjadi di musim hujan akan membuat Anda lebih waspada untuk mencegah penularannya. Musim hujan bisa dibilang sebagai musim rawan penyakit karena berbagai jenis mikroba serta virus lebih mudah berkembang biak di musim ini. Apalagi jika daya tahan tubuh Anda sedang menurun. Hal tersebut akan semakin membuat Anda rentan diserang penyakit. Nah, berikut beberapa penyakit yang dapat menjangkit saat musim hujan. Hati-hati ya?

Diare

Sekilas, diare terkesan penyakit yang mudah diobati. Namun ketika musim hujan tiba, Anda harus ekstra waspada terhadap penyakit ini. Diare paling sering disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E coli), bila penanganannya terlambat, diare bisa mengakibatkan dehidrasi hingga kematian. Cuaca yang lembab membuat beberapa mikroba lebih cepat berkembang biak, maka penyimpanan makanan dan kebersihan tubuh anak harus dijaga agar tidak terkontaminasi. Pastikan selalu  mencuci tangannya setelah bermain atau setelah selesai dari toilet.

Flu Singapura  

Penyakit ini diababkan oleh entovirus dan sering menular lewat batuk atau bersin. Penderita flu singapura biasanya pada kulitnya muncul bintil yang berisi air dan luka-luka di sekitar mulut (mukosa), telapak tangan dan telapak kaki. Tapi, bisa juga bintil itu muncul di siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha. Akibat dari bintil ini, Anda menjadi kesulitan dalam menelan sehingga terjadi penurunan nafsu makan yang drastis. Belum ada obat untuk menyembuhkan Flu Singapura, namun apabila demam, berikan obat penurun panas seperti Paresetamol dan pastikan Anda tidak kekurangan cairan.

Berita Lainnya  Delapan Makanan Untuk Mengatasi Sembelit Pada Si Kecil

Leptospirosis

Apakah Anda tinggal di wilayah yang rentan banjir? Jika iya, penyakit yang satu ini wajib Anda waspadai. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan bakteriLeptospira sp yang menyebar lewat urine tikus. Ketika terjadi banjir, tikus akan keluar dan urine tikus bercampur dengan air banjir atau air hujan dan masuk ke tubuh lewat kulit. Gejala dari peyakit ini adalah mukosa yang kering dan kulit berwarna kekuningan. Pada kasus tertentu, penderita bisa mengalami diare dan kekurangan cairan. Leptospirosis harus dibuktikan melalui test laboratorium, jika seorang anak terbukti menderita penyakit ini, penanganannya adalah dengan memberikan antibiotik.

Penyakit kulit

Si kecil mungkin senang saat hujan tiba. Anda  bisa saja bermain air atau hujan-hujanan. Berhati-hatilah, karena musim hujan adalah kondisi yang ideal bagi jamur untuk berkembang biak. Jika tidak dijaga kebersihannya, jamur akan dengan mudah menyerang kulit . Gejalanya mulai dari gatal-gatal hingga kemerahan dan perih jika disentuh. Unuk mengobatinya, Anda bisa memberikan salep anti jamur hingga antibiotik sesuai petunjuk dokter jika iritasinya parah.

Berita Lainnya  Tujuh Penjara Di Dunia dengan Peraturan Unik

Tifus

Tifus adalah penyakit yang ditandai demam hingga 39-40 derajat celsius. Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella typhi yang masuk ke saluran cerna melalui mulut, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar. Kuman menyebar melalui muntah dan kotoran penderita yang terbawa di kaki lalat, yang kemudian mengontaminasi makanan. Sebagian besar kuman sebetulnya mati saat memasuki saluran pencernaan karena terkena asam lambung. Namun, kuman yang masih hidup ternyata mampu menginfeksi usus halus dan menyebabkan demam tifus. Penderita demam tifus sebaiknya segera menjalani pengobatan dan menjalani bed rest. Istirahat selama 7-14 hari membantu tubuh lekas pulih.

Demam Tifoid

Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella Typhi. Sumber penularan paling utama adalah air dan makanan yang terkontaminasi Bakteri Salmonella Typhi hanya hidup dalam tubuh manusia. Bakteri tersebut ditemukan dalam feses dan urine penderita. Penyebaran bakteri terjadi akibat aktivitas cuci tangan yang kurang bersih dari penderita setelah berkemih atau buang air besar.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler