Connect with us

Peristiwa

Berbahaya dan Menganggu, Polisi Perketat Peredaran Bahan Petasan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran bahan petasan di Kabupaten Gunungkidul. Sebab bahan peledak yang dikemas dengan kertas untuk membuat petasan atau mercon itu berpotensi mengganggu dan berbahaya.

Kabagops Polres Gunungkidul, Kompol Sunarto mengatakan pada bulan puasa ini pihaknya masih melakukan pemantauan peredaran bahan petasan di Gunungkidul. Nantinya jika ditemukan peredaran bahan peledak pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

Tindakan yang dimaksud disesuaikan dengan barang yang dimiliki oleh para pengedar tersebut. Tidak menutup kemungkinan dapat dilakukan tindak pidana sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sejauh ini hasil pemantauan kami belum didapati peredaran bahan petasan tersebut,” kata Kompol Sunarto, Senin (26/04/2021).

Namun demikian pihaknya akan melakukan pengawasan lebih ketat kembali. Pihaknya menyebar tim dari Satreskrim, Intel, Sabhara dan satuan lain untuk melakukan penyisiran dan pengawasan di wilayah Gunungkidul.

Pihaknya tidak menampik jika pada bulan ramadhan seperti sekarang peredaran bahan petasan terjadi dibeberapa daerah. Namun demikian sejauh ini di Gunungkidul belum ditemukan aktifitas transaksi bahan petasan.

Berita Lainnya  Gunakan SIM Pelajar, 5 Anggota Polisi Terjaring Razia

Adapun yang ditemui di lapangan menurut Sunarto, adalah penjualan kembang api seperti pada umumnya.

“Kalau kembang api diperbolehkan. Yang tidak diperbolehkan itukan bahan petasan (peledak),” jelas dia.

Kepolisian memiliki komitmen untuk menciptakan ketertiban di lingkungan masyarakat. Upaya penyisiran dan patroli di seluruh wilayah Gunungkidul.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler