Hukum
Berkas Lengkap, Lurah Baleharjo Ditahan Kejari Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dugaan kasus korupsi anggaran pembangunan Balai Desa Baleharjo memasuki babak baru. Lurah Baleharjo, Ag yang ditetapkan menjadi tersangka sejak Agustus 2019 lalu akhirnya ditahan oleh penyidik dari Kejaksaan Negeri Gunungkidul pada Rabu (29/07/2020) siang tadi. Yang bersangkutan ditahan usai memenuhi panggilan dari Kejaksaan Negeri Gunungkidul.
Setelah melalui sejumlah serangkaian pemeriksaan kesehatan, Ag kemudian di bawa ke LP Wirogunan untuk menjalani proses lanjutan.
Pantauan di Kejaksaan Negeri Gunungkiudl sendiri, sejak pagi yang bersangkutan telah datang ke kantor Kejaksaan didampingi dengan istri, keluarga dan kuasa hukumnya. Untuk proses pemeriksaan kelengkapan berkas tersendiri tergolong cukup lama. Di luar kantor kejaksaan sendiri terdapat beberapa warga Baleharjo yang ikut menunggui proses ini.
Pada siang harinya, Ag yang didampingi sejumlah petugas, tokoh masyarakat dan kuasa hukum kemdian keluar dari ruangan Kejaksaan Negeri Gunungkidul. Tangisan keluarga saat itu juga pecah melihat Ag akan dibawa ke LP Wirogunan. Ia ditahan di LP tersebut sembari menunggu proses lanjutan di pengadilan.
“Saya sudah menyumbang 2 miliar untuk negara, tapi hari ini saya didzolimi oleh negara. Terimakasih teman-teman,” kata Ag usai memeluk istrinya sembari berjalan menuju mobil yang akan membawanya ke LP Wirogunan.
Sebagaimana diketahui, pembangunan balai desa Baleharjo sendiri memang sejak beberapa tahun lalu menjadi perbincangan banyak orang. Beberapa tahun yang lalu, dugaan kasus korupsi ini dilaporkan oleh sejumlah warga ke Kejaksaan Negeri Gunungkidul. Dari situ pemeriksaan terus berlanjut, tim ahli juga diturunkan untuk menghitung kemungkinan kerugian negara.
Dari hasil pemeriksaan dan kajian, diketahui terjadi penyimpangan. Hingga pada Agustus 2019 lalu, Ag ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi pembangunan balai desa ini. Dari kejaksaan sediri juga melakukan pengejaran terhadap kontraktor yang menjadi rekanan pembangunan Balai Desa Baleharjo, namun demikian saat ini masih terus dalam pendalaman.
“Jadi ini tahap dua. Yang bersangkutan kami eksekusi terlebih dahulu sembari menunggu proses lanjutan dari Pengadilan,” jelas Kepala Kejakasaan Negeri Gunungkidul, Koswara.
Adapun bedasarkan dari hitungan tim, untuk kerugian negera sendiri dalam kasus ini mencapai 350 juta rupiah. Kasus korupsi ini berkaitan dengan spesifik bangunan yang tidak sesuai .
“Jadi tidak ada kendala mengenai proses selama ini. Kasus ini merupakan kasus lama kemudian kami selesaikan dan hari ini sudah dilakukan penahanan,” imbuh dia.
“Untuk kontraktor sendiri juga sama. Karena ada kerjasama dan keterlibatan,” tambahnya.
Sementara itu kuasa Hukum Ag, Kunto Nugroho Adnan mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengajukan penangguhan penahanan kepada Lurah Baleharjo ini. Sebenarnya dari pihak keluarga sendiri telah memohon untuk penangguhan, namun dari intansi Kejari Gunungkidul tetap memutuskan untuk melakukan penahanan.
“Dibantu tokoh masyarakat kita upayakan yang terbaik. Mbah lurah ini sangat dicintai oleh warganya,” ujar Kunto.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
