Sosial
Antrian Berjubel di RSUD Wonosari, Ratusan Pemohon Surat Sehat Kecewa Tak Bisa Terlayani
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemandangan antrian yang berjubel di RSUD Wonosari beberapa waktu terakhir ini memang menjadi hal yang jamak terlihat. Sejak Sabtu (16/11/2019) pagi tadi, ratusan warga masyarakat pemohon surat keterangan berkaitan dengan kesehatan terus berdatangan ke rumah sakit pelat merah itu. Bahkan kali ini, antrian mengular hingga ke luar lobi rumah sakit. Warga sendiri mengantri untuk mendapatkan surat keterangan sehat, sehat jasmani dan rohani serta bebas Napza yang menjadi syarat utama pendaftaran ASN.
Tak hanya cuaca saja, namun situasi panas juga terjadi dalam antrian tersebut. Para pengantri yang kesal lantaran tak bisa mendapatkan layanan yang mereka inginkan, sempat beradu argumen dengan pihak RSUD Wonosari.
Salah seorang pendaftar, Lois Wayan mengaku, sejak Jumat (13/11/2019) kemarin ia telah mendaftarkan nama, alamat dan nomor telepon agar bisa segera mendapatkan giliran diperiksa. Lois sendiri pada Jumat kemarin mendapatkan antrian nomor 27. Dia direkomendasikan oleh petugas untuk datang kembali hari ini dan bisa mendapatkan pemeriksaan sesuai dengan antrian.
“Kok tadi saya langsung antri ke Aula Amarilis lantai dua malah dihalau suruh turun, katanya yang bisa dicek adalah pendaftar minggu lalu. Saya sebenarnya gak papa antri asal yang jelas prosedurnya,” ucap dia kesal.
Ia berharap dalam menyikapi antrian ini, RSUD memberikan solusi kongkrit. Jangan sampai, syarat utama yang perlu dilampirkan tersebut tidak terlayani dengan baik sehingga mempersulit mereka yang ingin mendaftarkan diri dalam CPNS.

“Setiap tahun pasti terjadi penumpukan kalau ada lowongan CPNS, saya harap ada evaluasi dan ada perbaikan di tahun selanjutnya,” ujar Lois.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, PPID RSUD Wonosari, Sumartana memastikan bahwa tidak ada satu orang pun pendaftar yang akan terlewatkan dan tidak mendapat surat keterangan sehat. Dengan catatan, pendaftar tidak datang pada Sabtu minggu depan setelah pukul 11.00 WIB.
“Ini komitmen RSUD untuk melayani pendaftar karena kaitannya dengan nasib anak bangsa. Kami harap masyarakat bisa bersabar, untuk antrian hari apa akan kami posting di website RSUD,” tegas Sumartana.
Menurutnya, kebijakan akan menghubungi nomor telfon pendaftar terpaksa harus diganti dengan kebijakan memposting nomor antrian di website karena dianggap lebih relevan. Ketidak relevannya, menurut dia, para pendaftar yang kemarin sudah meninggalkan nomor telfon, hari ini kembali datang padahal pihaknya belum menghubungi.
“Ini akhirnya yang membuat antrian berjubel,” jelasnya.
Pihaknya tak akan memberi patokan jumlah pendaftar yang akan dilayani. Ia memastikan selama jam kerja, RSUD Wonosari akan melayani seluruh pendaftar. Asal, ia meminta pendaftar mencermati website atau menunggu di RSUD untuk menantikan panggilan.
“Ada empat dokter umum yang memeriksa satu dokter jiwa dan dua perawat jiwa,” beber dia.
Bahkan, lanjut dia, Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati yang diketahui merupakan dokter spesialis anak, pagi tadi ikut serta melayani pencari surat keterangan tersebut. Adapun kegiatan sendiri terfokus di Aula Amarilis lantai dua RSUD Wonosari.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
