Sosial
Enam Kasus Baru, Tenaga Kesehatan Yang Positif Corona Terus Bertambah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus tenaga kesehatan di Gunungkidul yang terpapar covid-19 kembali bertambah. Selasa (28/08/2020) ini, diantara tambahan 6 kasus positif baru, 4 diantaranya merupakan tenaga kesehatan. Mereka merupakan petugas yang bekerja di faskes-faskes yang ada di Gunungkidul di mana Dinkes melakukan skrining massal sejak minggu lalu.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, pihaknya mendapatkan data perihal adanya penambahan 6 kasus positif yang tercatat pada Selasa siang ini. Adapun data tersebut yakni bocah perempuan berusia 5 tahun dan perempuan usia 15 tahun keduanya merupakan warga Kapanewon Wonosari. Keduanya diketahui positif dari hasil tracing kasus sebelumnya. Kemudian untuk 4 tenaga kesehatan yakni perempuan 31 tahun warga Wonosari, laki-laki 35 tahun warga Gedangsari, laki-laki 50 tahun warga Ponjong dan perempuan 32 tahun warga Semin.
“Yang nakes ini adalah hasil skrining massal yang telah kita lakukan sejak minggu kemarin,” terang Dewi, Selasa sore.
Banyaknya tenaga kesehatan terpapar covid-19 ini menurut Dewi masih belum diketahui sumber penularannya. Hingga saat ini, Dinkes Gunungkidul masih terus melakukan penelusuran terhadap belasan kasus nakes positif covid tersebut. Menurut Dewi, penularan belum tentu terjadi pada fasilitas kesehatan di mana mereka menjadi garda depan dalam penanganan covid-19, namun ada kemungkinan terjadi di lokasi lain.
“Dalam penularan bisa saja terjadi dari luar, misal keluarga dan lingkungannya. Semua lagi ditelusur, meskipun terkadang sulit mencari sumber penularan awal,” ucap dia.
Selama ini Dinkes juga telah melakukan berbagai upaya antisipasi yakni dengan deksinfeksi di faskes di Gunungkidul sebelum dan sesudah pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu, Dinkes juga mengimbau para petugas untuk meningkatkan imun mereka.
“Kita lakukan tracing di Faskes. Untuk desinfeksi sudah rutin dilakukan pagi sebelum pelayanan dan siang sesudah pelayanan. Selain itu ke depan para pegawai faskes harus meningkatkan imunitas tubuhnya dan lebih ketat melaksanakan protokol kesehatan,” terang Dewi.
Sebagai informasi, sampai dengan saat ini tercatat total telah ada 102 kasus positif di Gunungkidul. Dimana 61 orang telah berhasil sembuh dan 39 lainnya masih dalam perawatan. Sementara untuk kasus positif yang meninggal dunia berjumlah 2 kasus.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
