Peristiwa
Berkeliaran di Pasar di Jam Kerja, PNS dan Pelajar Terjaring Operasi Sat Pol PP
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul mengelar razia di Pasar Semin, Selasa (22/05/2018). Dalam giat tersebut, petugas menyasar PNS dan pelajar yang berkeliaran di sekitar lokasi saat jam kerja maupun jam sekolah. Sejumlah pelajar dan PNS berhasil diamankan dalam giat razia tersebut.
Pantauan yang dilakukan pidjar-com-525357.hostingersite.com, petugas tiba di Pasar Semin sekitar pukul 10.30 WIB. Sesampainya di lokasi petugas kemudian berpencar untuk menyisir keberadaan PNS serta pelajar yang berkeliaran pada jam produktif.
Tak butuh waktu lama, dua orang PNS serta satu orang pelajar yang didapati berkeliaran di sekitar pasar berhasil digiring untuk kemudian dilakukan pendataan. Ketiga orang tersebut lalu diberikan pembinaan oleh petugas.
"Kita data dulu untuk yang pertama ini. Ke depan jika mereka terjaring lagi akan kami laporkan kepada atasannya," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP, Sutrisno, Selasa siang di sela-sela operasi.
Tak hanya itu, petugas juga menyisir sejumlah toko kelontong yang berada di sekitar pasar. Makanan yang menggunakan bahan berbahaya serta kadaluarsa menjadi sasaran petugas. Dalam operasi lanjutan ini, petugas menemukan sejumlah makanan kadaluarsa yang masih dipajang dan dijual oleh pemilik toko. Diantara yang diamankan adalah 3 jenis minuman ringan yang sudah kadaluarsa, kemudian susu kaleng yang sudah penyok serta telah berkarat.
Oleh petugas, para pemilik toko yang kedapatan menjual bahan makanan kadaluarsa tersebut juga dilakukan pembinaan. Mereka diberikan pengertian bahwa penjualan makanan seperti ini, berbahaya bagi kesehatan masyarakat dalam hal ini konsumen.
"Ada susu kaleng yang sudah tidak layak, kalengnya penyok dan berkarat kami amankan itu," terang Sutrisno.
"Bahan makanan dan minuman yang kami amankan kemudian dikembalikan kepada pemilik toko untuk disimpan dan ditarik dari etalase. Ke depan kita akan cek lagi, kalau sampai barang itu dijual kembali, kita akan berikan sanksi tegas untuk mereka," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
