fbpx
Connect with us

Politik

Berlari lebih dari 7 kilometer, Sunaryanta-Heri Susanto Daftarkan Diri ke KPU

Diterbitkan

pada

BDG

Nglipar,(pidjar.com)–Bakal calon bupati dan wakil bupati Sunaryanta-Heri Susanto yang diusung Golkar, PKB dan di dukung Perindo serta beberapa parpol nonparlemen akhirnya mendaftarkan diri di KPU Gunungkidul hari ini, Minggu (06/09/2020). Uniknya, Sunaryanta memilih berlari dari kediamannya di Nglipar menuju kantor KPU Gunungkidul.

Sebelum berangkat ke KPU, Sunaryanta bersama istri, Diah Purwanti terlebih dahulu sungkem kepada kedua orang tuanya, Karso Wiyono dan Mbah Welas. Dengan menepuk bahu keduanya memberikan restu kepada anak pertamanya yang masih muda itu untuk mengabdikan diri bagi Gunungkidul Handayani.

“Saya restui perjuanganmu mugi Allah SWT meridhoi, Aamiin,” ucap Karso Wiyono.

Restu dari orang tua sendiri, menurut Sunaryanta memiliki kekuatan luar biasa untuk memulai perjalanan pengabdian di tanah kelahirannya ini. Dengan slogan Handayani Dharmaning Pertiwi segala potensi kekuatan yang dimiliki Gunungkidul harus dikelola maksimal. Bukan lagi membangun Gunungkidul namun saatnya Gunungkidul membangun.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Sunaryanta mulai berlari dari rumahnya. Tak hanya sendiri, ratusan pendukung ikut berlari melewati jalan menurun dan menanjak.

Berita Lainnya  Parpol Pengusung Sepakat, Bupati Badingah Netral Dalam Pilpres 2019

Meski berlari sejauh 7,5 kilometer, ia terlihat masih bugar. Wajar, Sunaryanta sendiri merupakan anggota TNI dengan fisik yang cukup kuat. Sesampainya di KPU ia kemudian langsung mengurus segala proses pendaftaran bersama bakal calon wakil bupati pendampingnya, Heri Susanto serta petinggi partai pengusung dan partai pendukung.

“Saya memilih berlari utamanya untuk kesehatan dimasa pandemi seperti saat ini. Secara filosofi memang saatnya Gunungkidul berlari mengejar ketertinggalan, tidak bisa santai lagi,” kata Sunaryanta.

“Kita tahu kondisi alam Gunungkidul yang seperti ini, kondisi masyarakat dengan upah minimum kabupaten terendah di DIY. Bukan waktunya kita santai, namun kita harus berlari mengejar ketertinggalan,” imbuh dia.

Soal statusnya sebagai anggota TNI aktif, Sunaryanta mengaku telah mengajukan pengunduran diri. Namun saat ini masih dalam proses.

Berita Lainnya  Jelang Penentuan Pilkades Baleharjo, Mantan Kades Klarifikasi Isu Korupsi Balai Desa Megah

“Saya TNI dan tentu saya akan ikut aturan yang berlaku (dalam Pilkada), saat ini saya sedang dalam proses mengundurkan diri,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan pasangannya yakni Heri. Ia menyebut telah mengajukan pensiun dini sebagai ASN.

“Saya pensiun dini dan SK sudah terbit sejak bulan Maret. Karena kami sudah komitmen ketika mencalonkan diri pasti ada risikonya,” katanya.

Dengan rasa bangga Gandung Pardiman langsung menemui Sunaryanto sambil mengangkat tangan bersama- sama.

“Apa yang dilakukan Sunaryanto adalah sebuah langkah Filosofi. Warga Gunungkidul harus berlari mengejar ketertinggalan. Sudah saatnya Gunungkidul membangun. Tidak bisa lagi dengan jalan di tempat dan jalan santai harus berlari cepat,” ucap Anggota Komisi VII DPR ini.

Dengan mengenakan pakaian training pasangan ini masuk, mendaftarkan diri dan diterima semua komisioner KPU.

Berita Lainnya  Tolak KLB, Demokrat Gunungkidul Siapkan Gelar Aksi di Jakarta

“Ini adalah pasangan terakhir yang mendaftarkan ke KPU, kita akan lakukan verifikasi setelah berkas pendaftaraan kami terima,” kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler