Pariwisata
Bertepatan dengan Libur Imlek, Jumat Besok Obyek Wisata Gunungkidul Tetap Buka
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menyambut libur imlek pada Jumat (12/02/2021) destinasi wisata di Kabupaten tetap buka. Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di obyek wisata sejumlah petugas dari Dinas Pariwisata dan OPD lainnya disiagakan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan.
Sebagaimana diketahui, setiap hari Jumat obyek wisata di Gunungkidul ditutup sementara waktu. Penutupan dilakukan untuk kegiatan bersih-bersih dan upaya sterilisasi guna mencegah penyebaran virus corona. Akan tetap ada pengecualian jika ada hari besar, obyek wisata tetap dibuka untuk umum.
Sekretaris Dinas Parisiwata, Harry Sukmono mengatakan, guna menyambut libur ini, dinas sudah melakukan koordinasi lintas sektoral, baik di internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemkab, juga dengan aparat keamanan maupun pelaku wisata.
“Ya ada pengecualian karena Jumat besok adalah Hari Libur Nasional (Imlek), jadi destinasi wisata tetap dibuka,” ucap Harry Sukmono.
Untuk pengamanan dan pengawasan terhadap protokol kesehatan di area wisata akan ada penambahan personel. Diantaranya, 25 personel dari pegawai di lingkup dinas pariwisata, sedangkan sisanya 27 berasal dari luar seperti dari TNI dan Polri.
Menurutnya, saat libur seperti itu ada potensi lonjakan pengunjung di obyek wisata. Sehingga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan personil yang jaga kemudian ditambah.
“Langkah kami di tengah kondisi sekarang adalah memperketat pengawasan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Disinggung mengenai rapid tes acak untuk wisatawan, Hary mengaku masih menunggu instruksi dari Pemerintah DIY. Jika memang ada instruksi tersebut maka pemerintah juga siap melaksanakan kebijakan tersebut.
Namun sejauh ini belum ada instruksi tersebut. Gunungkidul sendiri, belum lama juga mencabut syarat menunjukkan hasil rapid antigen bagi wisatawan Luar DIY. Perlahan dengan dicabutnya kebijakan itu, pengunjung di destinasi wisata mulai ada peningkatan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, untuk uji coba pembukaan destinasi sudah membuat kebijakan memperpanjang masa uji coba yang ke sembilan kalinnya.
Dalam aturan yang dipedomani oleh pemkab Gunungkidul, ada pembatasan jumlah pengunjung dari kapasitas normal. Ia mencontohkan, di kawasan Pantai Baron dibatasi jumlah kunjungan sebanyak 7.000 orang per harinya.Hal yang sama juga berlaku untuk destinasi lainnya di Gunungkidul.
“Kapasitasnya berbeda-beda, ada hitungannya sendiri. Kebijakan itu sudah diterapkan sejak awal masa Uji Coba Destinasi Wisata,” papar Asti.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
