Connect with us

Pariwisata

Viral Pengunjung Membludak, Ini Klarifikasi Manajemen Heha Ocean View

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Akhir pekan silam, sejumlah platform media sosial dihiasi oleh sejumlah foto keramaian yang terjadi di obyek wisata Heha Ocean View yang terletak di Padukuhan Bolang, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Ribuan wisatawan masuk ke obyek wisata anyar di Gunungkidul ini yang kemudian mendapatkan tanggapan beragam di masyarakat. Kerumunan yang terjadi ini dirasa tak sesuai dengan kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) yang tengah digagas pemerintah.

Kontroversi yang terjadi ini lantas mendapatkan tanggapan dari manajemen Heha Ocean View. Direktur Utama Heha Ocean View, Hendro meminta maaf atas kerumunan yang terjadi di obyek wisata yang dikelolanya. Menurut Hendro, hal ini sudah menjadi bahan evaluasi besar oleh Heha Ocean View.

“Kita sudah menggelar rapat manajemen berkaitan dengan penerapan social distancing dan protokol kesehatan ketat yang akan kita berlakukan,” papar Hendro, Selasa (09/02/2021).

Sebenarnya, pihak manajemen sendiri telah berusaha untuk melakukan penerapan protokol kesehatan ketat di lokasi. Namun, pihaknya tak menyangka apabila kemudian pengunjung, khususnya pada akhir pekan lalu membludak. Hal ini disebutnya di luar perkiraan manajemen lantaran Heha Ocean View sendiri memang baru sepekan terakhir dibuka.

Berita Lainnya  Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halal Bihalal, Sambut Momen Idul Fitri 2026

“Pengunjung yang datang memang sangat banyak, ini di luar perkiraan kami ya karena kan Heha Ocean View baru saja dibuka,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, ada sejumlah langkah yang akan mulai diberlakukan manajemen dalam mengantisipasi potensi penyebaran covid-19 di obyek wisata. Diantaranya adalah dengan menempatkan sejumlah petugas yang akan rutin memberikan himbauan kepada pengunjung agar menjaga jarak. Kemudian juga memperkaiki prosedur antrian makanan di sejumlah tenant yang ada.

Pihaknya juga menyediakan sejumlah titik untuk cuci tangan serta penempatan hand sanitizer. Masker menjadi hal wajib kepada pengunjung yang datang termasuk juga pengukuran suhu pada pintu masuk.

“Kalau yang kemarin sempat viral foto maupun video itu sebenarnya pengunjung yang mengantri makanan,” papar dia.

Berkaitan dengan kapasitas, Hendro menjamin bahwa Heha Ocean View memiliki kapasitas besar untuk menampung jumlah pengunjung. Hal ini lantaran luasan lahan yang lebih dari 3 hektar dan sebagian besar merupakan kawasan terbuka. Penataan lokasi makan sendiri juga menurutnya sudah menerapkan social distancing.

Berita Lainnya  Lunturnya Kebersamaan Disebut Sebagai Pemicu Naiknya Angka Bunuh Diri di Gunungkidul

“Ini yang akan kita perbaiki, prosedur di lokasi agar tidak sampai menimbulkan kerumunan. Kita semua tentunya ingin pengunjung bisa aman dan nyaman dalam berwisata. Dan yang pasti, kebijakan pemerintah akan menjadi acuan utama kita,” imbuh Hendro.

Dilanjutkannya, sementara untuk insiden yang terjadi beberapa waktu lalu dengan sejumlah kalangan warga juga telah ditindaklanjuti oleh manajemen. Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan warga masyarakat setempat. Ia menyebut bahwa hal tersebut hanya merupakan kesalahpahaman semata.

Manajemen Heha Ocean View sendiri sangat berkomitmen dalam memberikan kontribusi besar kepada masyarakat Girikarto pada khususnya dalam membuka lapangan kerja serta memantik perputaran roda perekonomian di kawasan itu. Dalam hal ini, sesuai dengan komitmen, 80% karyawan yang bekerja di lokasi merupakan warga setempat.

Berita Lainnya  Tersembunyi di Pesisir Saptosari, Pantai Njanganan Jadi Spot Mancing dengan Medan Ekstrim

“Sejak awal dalam proses pembangunannya, sebagian besar yang terlibat adalah warga setempat,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler