Pariwisata
Bertepatan dengan Momentum Padusan, Wisatawan Diprediksi Bakal Banjiri Kawasan Pantai
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat kunjungan wisatawan di akhir pekan kemarin, Minggu (11/04/2021) mencapai 36.214 orang. Dimungkinkan hari ini wisatawan yang masuk ke pantai selatan akan mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan bertepatan dengan momentum padusan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sulmono mengatakan jumlah kunjungan wisatawan di akhir pekan kemarin meningkat jika dibandingkan dengan akhir pekan biasanya. Dimana biasanya hanya sekitar 8 ribu sampai 11 ribu pengunjung di hari Sabtu dan Minggu.
Akan tetapi kemarin kunjungan mencapai 11.368 orang di hari Sabtu dan 24.846 orang di hari Minggu. Menurut Harry, setiap menjelang puasa memang terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke pantai Gunungkidul.
“Iya, 2 hari kemarin terjadi peningkat jumlah kunjungan. Kemungkinan hari ini juga ada estimasi kami sekitar 5 ribu pengunjung masuk hari ini,” kata Harry Sukmono, Senin (12/04/2021).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Dinas Pariwisata tidak mengadakan atraksi saat padusan atau mandi besar menjelang memasuki bulan Ramadhan. Beberapa tahun ini memang tidak ada atraksi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata.

Terlebih saat ini berada dalam situasi dan kondisi pandemi. Aktivitas masyarakat lebih terbatas dan wajib menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan covid19 di obyek wisata.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu mengatakan Minggu (10/04/2021) terjadi lonjakan kunjungan yang luar biasa banyak. Tim yang ada di wilayah operasi I disebar ke tiap-tiap obyek wisata untuk pemantauan.
“Minggu yang lumayan banyak. Kalau hari ini belum nampak. Baru satu dua yang berdatangan,” terang Sunu.
Diperkirakan setelah jam 12.00 WIB baru akan mulai ramai wisatawan masuk ke pantai untuk menghabiskan waktu sebelum puasa. Namun demikian wisatawan ini kemungkinan juga hanya lokal Gunungkidul ataupun DIY saja.
“Pengawasan terkait penerapan protokol kesehatan tetap kami lakukan. Pemberian pengertian terhadap mereka yang tidak taat juga masih tetap dilakukan,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
