fbpx
Connect with us

Pariwisata

Bertepatan dengan Momentum Padusan, Wisatawan Diprediksi Bakal Banjiri Kawasan Pantai

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat kunjungan wisatawan di akhir pekan kemarin, Minggu (11/04/2021) mencapai 36.214 orang. Dimungkinkan hari ini wisatawan yang masuk ke pantai selatan akan mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan bertepatan dengan momentum padusan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sulmono mengatakan jumlah kunjungan wisatawan di akhir pekan kemarin meningkat jika dibandingkan dengan akhir pekan biasanya. Dimana biasanya hanya sekitar 8 ribu sampai 11 ribu pengunjung di hari Sabtu dan Minggu.

Akan tetapi kemarin kunjungan mencapai 11.368 orang di hari Sabtu dan 24.846 orang di hari Minggu. Menurut Harry, setiap menjelang puasa memang terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke pantai Gunungkidul.

“Iya, 2 hari kemarin terjadi peningkat jumlah kunjungan. Kemungkinan hari ini juga ada estimasi kami sekitar 5 ribu pengunjung masuk hari ini,” kata Harry Sukmono, Senin (12/04/2021).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Dinas Pariwisata tidak mengadakan atraksi saat padusan atau mandi besar menjelang memasuki bulan Ramadhan. Beberapa tahun ini memang tidak ada atraksi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata.

Terlebih saat ini berada dalam situasi dan kondisi pandemi. Aktivitas masyarakat lebih terbatas dan wajib menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan covid19 di obyek wisata.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu mengatakan Minggu (10/04/2021) terjadi lonjakan kunjungan yang luar biasa banyak. Tim yang ada di wilayah operasi I disebar ke tiap-tiap obyek wisata untuk pemantauan.

“Minggu yang lumayan banyak. Kalau hari ini belum nampak. Baru satu dua yang berdatangan,” terang Sunu.

Diperkirakan setelah jam 12.00 WIB baru akan mulai ramai wisatawan masuk ke pantai untuk menghabiskan waktu sebelum puasa. Namun demikian wisatawan ini kemungkinan juga hanya lokal Gunungkidul ataupun DIY saja.

“Pengawasan terkait penerapan protokol kesehatan tetap kami lakukan. Pemberian pengertian terhadap mereka yang tidak taat juga masih tetap dilakukan,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler