Peristiwa
BKSDA Yogyakarta Tanam Ribuan Pohon Spesies Asli di Kawasan Suaka Margasatwa Paliyan
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta menanam ribuan batang tanaman asli Kecamatan Paliyan di kawasan Suaka Marga Satwa Paliyan, Jumat (05/04/2019). Kegiatan tersebut dilakukan untuk melestarikan native spesies kars yang saat ini jumlahnya terus menurun.
Kepala BKSDA Yogyakarta, Junita Parjanti mengatakan, penanaman kali ini dalam rangka peringatan hari bumi yang akan jatuh pada 22 April mendatang. Namun mengingat intensitas hujan yang sudah tidak menentu, penanaman dilakukan lebih awal.
“Peringatan Hari Bumi dilaksanakan sebagai salah satu gerakan peduli lingkungan modern, munculnya banyak gerakan masyarakat baik melalui komunitas maupun individu dalam mengkampanyekan gerakan cinta alam dan lingkungan hidup,” kata dia.
Ia menambahkan, gerakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap Bumi yang telah memberikan kehidupan bagi makhluk hidup di dalamnya selama jutaan tahun. Selain itu tujuan kegiatan ini adalah dalam upaya pemulihan ekosistem dengan native species karst di Suaka Margasatwa Paliyan.
“Ada 1.000 pohon yang kita tanam hari ini. Jenis tanaman yang ditanam terdiri dari Terbelo Pusuh, Mojo, Elo, Bulu, Kepuh, Talok , Ipik, dan Pulai.Tanaman tersebut merupakan tanaman asli dari wilayah Kecamatan Paliyan. Dalam pembibitan sendiri, kami mengambil benih dari wilayah Paliyan,” terang dia.

Ia berharap, kegiatan seperti ini perlu dilakukan rutin setiap tahun agar kawasan Suaka Margasatwa Paliyan kembali menjadi hutan yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar maupun menjadi habitat bagi satwa liar.
”Mari kita bersama-sama menjaga Suaka Margasatwa Paliyan, Hutan dan Lingkungan hidup agar terwujud Kelestarian demi kepentingan bersama,” kata dia.
Dalam kegiatan tersebut pihaknya dibantu oleh beberapa elemen masyarakat termasuk ratusan pelajar yang ada di Gunungkidul. Ia secara pribadi mengapresiasi keikutsertaan para pelajar di Gunungkidul.
“Kita berterimakasih kepada mupika Paliyan dan Saptosari, Kelompok Tani Hutan, Kader Konservasi, dan ratusan pelajar. Sehingga penanaman 1.000 pohon selesai dalam waktu singkat,” ungkap dia.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
