Peristiwa
Dalam Sehari, 2 Pejalan Kaki Tewas Akibat Kecelakaan
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua orang pejalan kaki menjadi korban kecelakaan lalu lintas di dua tempat yang berbeda. Keduanya meregang nyawa akibat luka-luka yang dideritanya. Hingga saat ini, dua kasus kecelakaan maut tersebut masih diselidiki oleh aparat kepolisian.
Peristiwa maut pertama terjadi di Jalan Wonosari-Karangmojo, tepatnya di Padukuhan Kayuwalang, Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo pada Jumat (05/04/2019) dini hari. Benturan yang keras membuat laki-laki tak beridentitas itu kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis lantaran luka di sekujur tubuhnya.
Kanit Laka Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan melalui anggota piket, Aipda Muryanto mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Pada jam tersebut, sebuah bus jenis Mercedez Benz nopol AB 7012 AW yang dikemudikan oleh Lalis Piryono (56) warga Bendorubuh, Desa Semugih, Kecamatan Rongkop melaju dari arah Karangmojo. Sesampainya di lokasi kejadian, pada jalanan yang gelap tiba-tiba dari seberang jalan terdapat orang yang hendak menyebrang ke arah utara.
Naas, lantaran jarak yang terlalu dekat, pengemudi tak bisa menguasai laju kendaraaannya sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Benturan yang keras membuat korban sempat terpental hingga beberapa meter dari posisi awal sebelum akhirnya terkapar di jalanan. Lantaran benturan yang cukup keras itu, Mister X mengalami luka di tangan bagian kanan dan kiri, kening sobek, kaki juga mengalami luka.
“Korban tidak sadarkan diri pasca kejadian. Sempat dirawat di Rumah Sakit Panti Rahayu tapi beberapa saat kemudian oleh petugas medis dinyatakan meninggal dunia,” ucap Aipda Muryanto.

Saat ini pihak kepolisian masih berusaha melakukan pelacakan atas identitas korban. Pasalnya dalam tubuhnya tidak ada identitas yang melekat, sementara ini pengambilan sidik jari telah dilakukan oleh petugas kepolisian. Tidak menutup kemungkinan jika yang bersangkutan merupakan orang yang mengalami gangguan kejiwaan.
Dalam hari yang sama, kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pejalan kaki juga terjadi di jalan Tepus-Tanjungsari, tepatnya di Padukunan Pakel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari. Adalah Martomo (89) warga Padukuhan Pakel, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari yang meninggal di RSUD Wonosari usai mendapatkan penanganan medis. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
Berawal dari Martomo yang berjalan dari arah Tanjungsari menuju Tepus. Sesampainya di lokasi kejadian pada jalanan yang menurun, tanpa disadari tepat dibelakangnya melaju sebuah sepeda motor Yamaha Vega nopol AB 5441 FM yang dikendarai oleh Sajiyo (35) warga Ngasem, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Lantaran tak bisa mengendalikan laju kendaraaannya, Sajiyo pun menabrak tubuh kakek renta itu.
“Ada pendarahan dari hidung, telinga dan mulut. Selain itu korban juga mengalami patah kaki, sempat dirawat di RSUD Wonosari tapi kemudian dokter menyatakan korban meninggal dunia,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
