Pemerintahan
Blangko Habis, Belasan Ribu Warga Gunungkidul Belum Bisa Miliki KTP El
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) kembali tersendat. Masalah klasik berupa habisnya blangko KTP el menjadi penyebab utama dari mandhegnya proses pencetakan. Akibatnya, saat ini ada belasan ribu penduduk yang belum bisa mendapatkan KTP El dan sementara diganti dengan surat keterangan.
Kepala Bidang Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul, Arisandy Purba menjelaskan, saat ini memang untuk masyarakat yang mengajukan pembuatan E-KTP hanya bisa mendapatkan surat keterangan. Hal ini lantaran adanya keterbatasan dari pencetakan KTP el yang dialami oleh pihaknya. Meski begitu, Arisandy memaparkan bahwa untuk surat keterangan sendiri, berfungsi sama seperti KTP el.
Meski begitu, Ari memberikan catatan bahwasanya, surat keterangan ini hanya berlaku selama 6 bulan lamanya. Jika nantinya selama kurun waktu tersebut, KTP El belum tercetak, maka masyarakat harus mengajukan perpanjangan.
“Kami tegaskan bahwa surat keterangan ini memiliki fungsi sama dengan KTP El,” tandas Arisandy, Jumat (22/11/2019).
Adanya keterbatasan dari blangko KTP El berdampak pada banyaknya tunggakan pencetakan. Saat ini, ada sekitar 18.849 surat keterangan (suket) yang diterbitkan oleh Disdukcapil. Ini artinya, jumlah tersebut adalah jumlah tunggakan pencetakan yang harus diselesaikan oleh Disdukcapil Gunungkidul.

Ia mengakui bahwa proses pencetakan KTP El memang membutuhkan waktu. Kemampuan cetak KTP El Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul per hari hanya berjumlah 30 unit. Jumlah itupun hanya disesuaikan dengan Print Ready Record (PRR). Blangko yang tersedia sendiri dari pemerintah pusat hanya mampu mengirim 500 blangko setiap bulannya. Sedangkan kebutuhan pengajuan rata-rata mencapai ribuan permohonan.
“Jumlah tersebut akumulasi dari beberapa bulan terakhir, untuk setiap harinya ada banyak pengajuan dari masyarakat yang masuk ke kami,” tambah dia.
Dengan seleksi PRR, terdapat beberapa masyarakat yang mendapatkan E-KTP tanpa mengantri. Adapula yang berbulan-bulan harus mengantri. Pencetakan ini sendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ada kalangan yang diprioritaskan, seperti misalnya saja mereka baru saja berusia 17 tahun ataupun kategori lain. Dalam seleksi ini, tidak dilakukan secara manual melainkan ada system yang bekerja dalam melakukan seleksi.
Terpisah, Kepala Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Markus Tri Munarja meminta masyarakat untuk bersabar. Ia pun juga akan memprioritaskan kepada masyarakat yang mau mengonsultasikan permasalahan E-KTP yang tidak kunjung jadi. Pihaknya akan memaksimalkan pelayanan bagi penduduk yang tertib akan administrasi kependudukan. Di sisi lain ia menegaskan, kegunaan suket yang diterbitkan oleh Disdukcapil sebagai pengganti E-KTP memiliki fungsi yang sama.
“Pihaknya berharap masyarakat selalu menjaga keberadaan KTP El yang telah dimiliki. Pasalnya, KTP El sendiri berlaku semumur hidup, selain itu juga merupakan dokumen kependudukan yang cukup penting,” ujar dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized22 jam yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized7 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
