Pemerintahan
BLT Dana Desa Resmi Diperpanjang 3 Bulan, Pemerintah Kalurahan Boleh Revisi Penerima
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rencana Pemerintah Pusat untuk memperpanjang pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke masyarakat selama tiga bulan ke depan telah ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul saat ini telah mengeluarkan surat mengenai tindak lanjut PMK nomor 50 dan Permendes nomor 7.
Adapun semula, BLT Dana Desa ini diberikan selama tiga bulan, yakni bulan April, Mei, dan Juni sebesar 600 ribu rupiah. Berdasarkan adanya aturan baru itu menyebutkan, pemberian bantuan diperpanjang selama tiga bulan lagi. Periode kedua ini akan diberikan pada bulan Juli, Agustus, dan September. Namun begitu, besaran bantuan sendiri berbeda dibandingkan dengan sebelumnya yakni hanya 300 ribu rupiah.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sudjoko melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Subiyantoro menjelaskan, surat rekomendasi dari Kepala Dinas telah ditandatangani. Kemudian, surat ini akan segera disebarluaskan ke seluruh Pemerintah Kalurahan. Ia menambahkan, meski resmi diperpanjang, namun kemudian ada beberapa hal yang berbeda dengan penyaluran periode pertama.
“Periode kedua ini hanya 300 ribu rupiah per keluarga penerima manfaat (KPM),” kata Subiyantoro, Rabu (01/07/2020).
Dalam aturan PMK dan Permendes itu menyebutkan, penyaluran bantuan ini bersifat wajib dilanjutkan bagi kalurahan yang dana desanya masih mencukupi. Dalam aturan itu juga disebutkan, sasaran penerima bantuan bisa sama dengan data penerima pada periode sebelumnya dan bisa diganti dengan penerima baru.

“Untuk jumlah penerima bisa sama, bisa bertambah atau berkurang. Tergantung dengan kondisi masyarakat bagaimana, apakah masih banyak yang belum mendapatkan bantuan atau tidak,” tambahnya.
Disinggung mengenai pemanfaatan dana desa tahun 2020 ini, Subiyantoro mengatakan masih fokus dalam penanganan covid 19 sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Dana desa yang dimiliki, kemudian dikurangi penyaluran BLT periode pertama dikurangi lagi penanganan stunting dan perencanaan 2021. Dari situ, anggaran yang menentukan berapa jumlah BLT periode dua yang bisa disalurkan.
“Hitungannya seperti itu. Untuk penyaluran BLT periode 2, penanganan stunting dan perencanaan 2021 yang diutamakan. Nanti kalau ada sisa, sekiranya mau pembangunan ya itu kami tidak melarang, tapi disesuaikan lagi dengan kondisi lapangan,” tambahnya.
Ketua Paguyuban Lurah Gunungkidul, Heri Yulianto mengatakan, penganggaran untuk BLT DD ini berdampak kepada refocusing anggaran pembangunan fisik di tiap kalurahan. Namun begitu, hal ini tidak dianggap tidak berpengaruh kepada respon masyarakat.
“Masyarakat sudah tahu, anggarannya digunakan untuk BLT DD. Sehingga proyek pembangunan fisik yang terpaksa dihilangkan. Ini tidak menjadi masalah,” kata Heri.
Dalam penyaluran bantuan kali ini, ada kelonggaran terhadap penerima. Sehingga tidak semua penerima pada tahap 1,2 dan 3 mendapat bantuan lagi pada tahap 3,4 dan 5.
“Kan yang kemarin masih ada yang tercecer. Kita ada kelonggaran di situ untuk memberikannya,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
