Sosial
BST 600.000 Untuk Puluhan Ribu Warga Gunungkidul Mulai Dicairkan di Kantor Pos
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya pandemi yang menyebar di seluruh dunia, khususnya Gunungkidul nampaknya sangat berpengaruh bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat. Dalam sektor ekonomi, banyak warga yang mengeluhkan berkurangnya atau bahkan macetnya pendapatan selama pandemi ini. Situasi sendiri semakin sulit menyusul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah diberlakukan sejak awal Juli 2021 silam.
Menyusul diperpanjangnya kebijakan PPKM Darurat, Pemerintah Pusat mulai menggelontorkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi warga yang terdampak. Di Gunungkidul sendiri terdapat puluhan ribu warga yang menerima manfaat BST tersebut. Pencairan program BST sendiri dilakukan melalui Kantor Pos yang tersebar di seluruh Gunungkidul. Untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat saat mengambil dana bantuan, pihak kantor pos telah menyiapkan skema pembagian penerima BST menjadi beberapa gelombang.
Diketahui, jumlah warga Gunungkidul yang menerima BST dari Pemerintah Pusat ialah sebanyak 28 ribu orang. Untuk nominal bantuan yang diberikan sendiri adalah senilai Rp. 600 ribu. Dalam proses pencairannya, penerima yang hendak mengambil BST diharuskan membawa identitas diri seperti KTP maupun Kartu Keluarga. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat dalam hal ini, seperti sebelum memasuki area kantor pos para penerima diminta untuk menggunakan masker, tetap menjaga jarak, dan tidak menimbulkan kerumunan.
Kepala Kantor Pos Wonosari, Adam Nugroho mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan terhadap 28 ribu warga penerima BST di Gunungkidul. Penyaluran dana sendiri telah dimulai sejak pekan ini. Lantaran adanya kebijakan protokol kesehatan, pihaknya membutuhkan waktu dalam penyaluran bantuan. Ditargetkan, distribusi pencairan bantuan ini bisa rampung pada akhir bulan Juli 2021 mendatang.
“Ada 28 ribu orang yang terdaftar sebagai penerima BST di Gunungkidul. Untuk penyalurannya kita mengedepankan protokol kesehatan,” terang Adam, Kamis (22/07/2021) siang.

Untuk menghindari kerumunan yang akan ditimbulkan, pihaknya telah menyiapkan skema pencairan dengan membagi dalam beberapa gelombang tiap harinya. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan dua orang petugas untuk berjaga dan memperingatkan jika ada warga yang tidak pakai masker serta adanya warga yang berkerumun.
“Dalam satu gelombang, setidaknya ada 50 warga yang menerima bantuan. Kita juga membuat kebijakan maksimal 30 warga yang berada dalam satu antrian pencairan. Itu sebagai langkah untuk mengurangi kerumunan,” jelas Adam.
Sementara itu, Sutarti, penerima BST mengaku senang akhirnya bisa mencairkan bantuan. Ia mengaku jika pandemi sangat mengganggu perekonomian dirinya, terlebih saat PPKM Darurat aktifitas dirinya sangat terbatas.
“Sangat senang mendapat bantuan ini, selama pandemi ekonomi makin susah, apalagi pas PPKM Darurat. Rencananya uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Sutarti.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
