bisnis
Budidaya Sarang Burung Walet Kembali Bergeliat di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sarang burung walet menjadi sebuah komoditas yang dari dulu hingga sekarang memiliki nilai jual mahal. Di Gunungkidul sendiri, sekarang mulai banyak masyarakat yang menangkap peluang tersebut dengan mendirikan rumah burung walet untuk budidaya. Keuntungan yang diraup sendiri cukup besar dan menjanjikan. Kamis (20/05/2021) kemarin salah satu rumah walet mendapat kunjungan dari Direktur Kesmavet Kementerian Pertanian untuk pengecekan dan peninjauan.
Sebagai informasi, rumah burung walet idealnya dibangun pada lokasi jauh dari kebisingan. Suhu dan kelembaban udara juga harus dijaga agar tetap stabil. Kemudian tempatnya juga diperhatikan agar memikat burung walet datang.
Di Gunungkidul, salah satu rumah walet yang belakangan melakukan budidaya adalah milik Al Fazza Grup yang terletak di Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari. Pemilik mulanya membangun rumah tersebut dengan dana 560 juta rupiah, setelah berpoduksi omzet yang dihasilkan sebesar 1,14 miliar rupiah pertahunnya. Tentu hal ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementrian Pertanian, Syamsul Ma’arif dalam kunjungannya mengatakan bisnis walet ini memang cukup menjanjikan. Terlebih jika kualitasnya baik dan memenuhi standar kualitas ekspor tentu pendapatan yang diperoleh pengusaha akan semakin berlipat.
Sarang burung walet menurutnya banyak peminatnya, Indonesia menjadi salah satu negara utama pengekspor komoditi ini.
“Sebagai contoh Tiongkok membutuhkan 6000 ton tiap tahunnya, serapan pasar luar negeri cukup tinggi. Belum untuk USA, Kanada, dan Uni Eropa serta Prancis. Kualitas sarang burung walet Indonesia termasuk yang terbaik. Kita dorong teman teman pembudidaya walet untuk berkembang,” kata Syamsul Maarif.
Dalam kesempatan tersebut tim dari Dirjen Kesmavet ini juga menyempatkan melihat prosesing pembersihan sarang burung sehingga siap kemas sebagai salah satu bagian audit NKV. Menurutnya seluruh komponen dari walet ini jika tahu caranya dapat dimanfaatkan. Seperti air cucian sarang burung laku sebagai parfum walet untuk penarik walet agar mau bersarang.
“Budidaya disini cukup bagus dan terjamin segala sesuatunya. Persediaan makan walet dari alam sangat berlimpah, sini masih banyak hutan jati sehingga serangga makanan walet berlimpah,” imbuh dia.
Sejumlah masukkan terkait dengan pemenuhan syarat-syarat penerbitan NKV, pengenalan ilmu beternak walet kepada masyarakat, dan upaya masyarakat agar produk ternaknya bisa menembus pasar dunia juga diberikan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengungkapkan sebenarnya potensi sarnag burung walet telah ada sejak beberapa tahun lalu. Bahkan dulu pernah booming, kemudian seolah redup dan saat ini kembali bergeliat.
“Kita sedang melakukan pendataan terkait dengan peta sebaran rumah burung walet yang didirikan oleh para pengusaha,” papar Raharjo.
Menurutnya di Goa-goa juga banyak ditemukan itu merupakan ranah dari Kementerian Lingkungan Hidup.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized4 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
