Pemerintahan
Catatan Rekor Pelunasan PBB, Bupati Tebar Penghargaan dan Bonus Untuk Jajaran Kapanewon Gedangsari
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanto memberikan penghargaan kepada jajaran Pemerintah Kapanewon Gedangsari. Penghargaan ini ditujukan kepada Gedangsari karena mampu melunasi Pajak Bumi Bangunan jauh dari waktu jatuh tempo. Di Gunungkidul, Kapanewon Gedangsari memang memegang rekor pelunasan PBB tercepat.
Kepada wartawan, Sunaryanta mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap kinerja jajaran pemerintah kapanewon dan kesadaran masyarakat Gedangsari dalam menunaikan kewajibannya. Di Gedangsari sendiri, sudah empat tahun berturut-turut mampu menyelesaikan Pajak Bumi Bangunan sebelum jatuh tempo. Hal ini tentunya merupakan prestasi yang sangat bagus dan harus tetap dipertahankan. Bupati berharap, kapanewon-kapanewon lainnya di Gunungkidul yang lainnya mampu mencontoh keberhasilan Kapanewon Gedangsari dalam menggerakkan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.
“Keberhasilan ini semoga bisa menjadi contoh kapanewon yang lainnya, tentu saja lunasnya pajak di Gedangsari merupakan buah dari komunikasi Panewu ke bawah, Lurah dan Dukuh,” ungkap Sunaryanta, Selasa (22/06/2021) kemarin.
Selain memberikan piagam penghargaan, Bupati juga memberikan uang tunai sebagai hadiah prestasi kerja bagi panewu beserta para lurah. Selain hadiah prestasi kerja, mereka juga mendapatkan hadiah stimulus dari Pemerintah Kabupaten.
“Kami mewakili Pemkab Gunungkidul, memberikan apresiasi sebesar-besarnya untuk masyarakat Gedangsari semoga bisa menjadi contoh kecamatan lainnya,” kata Sunaryanta.
Sementara itu, Panewu Gedangsari, Martono Iman Santosa mengatakan, pihaknya memang memberikan target kepada jajarannya untuk mampu mencambuk masyarakat untuk melakukan pelunasan PBB sebelum jatuh tempo. Namun, yang patut diapresiasi, masyarakat sendiri mampu menyelesaikan kewajiban pajak bertepatan pada hari jadi Gunungkidul yang ke-190, 27 Mei 2021 kemarin.
“Keberhasilan ini adalah keberhasilan masyarakat Gedangsari, kami selalu menekankan bahwa pajak ini memberikan timbal balik bagi kemajuan wilayah kita sendiri,” jelas Martono.
Adapun upaya yang selalu ia lakukan yakni intens bersama seluruh lurah dan tokoh masyarakat pada setiap kesempatan untuk memyampaikan tentang pentingnya PBB bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah Gunungkidul. Namun kesadaran masyarakat sendiri juga sudah cukup tinggi.
“Terbukti sudah empat tahun mulai 2018 hingga 2021 ini masyarakat bisa membayar lunas PBB sebelum jatuh tempo,” tandas dia.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
