Pemerintahan
Cuaca Diperkirakan Bersahabat, Pertanian Gunungkidul Ditarget Hasilkan 300.000 Ton Gabah Kering
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahun 2018 Gunungkidul menargetkan 294.500 ton gabah kering giling. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu ini lantaran mengacu pada bagusnya realisasi pada 2017. Tahun lalu, Gunungkidul mencapai target produksi padi yang melimpah yakni 293.381 ton padi dari target sekitar 289.000 ton. Target ini dinilai sangat realistis lantaran cuaca tahun ini diperkirakan cukup baik dan tidak mempengaruhi pertanian. Selain itu, meski di lokasi yang secara geografis tak terlalu bagus, pertanian Gunungkidul memiliki kekuatan utama di keuletan dan kerja keras para petaninya.
Untuk target 2018 ini dibagi dalam 3 musim tanam. Di musim pertama yakni bulan Januari sampai April ditarget sebanyak 255.000 ton gabah kering giling. Kemudian untuk bulan Mei hingga Agustus dapat menghasilkan 35.000 ton. Terakhir sisanya di musim tanam ketiga pada September sampai Desember.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan, Pemerintah Indonesia membuat roadmap swasembada pangan 2016 hingga 2045 sebagai acuan dalam meningkatkan produksi bahan pangan. Oleh karenanya, setiap tahun pihaknya berupaya selalu meningkatkan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
"Target yang kami tentukan juga diperkirakan dari cuaca. Cuaca tahun lalu akan berpengaruh pada produksi di tahun selanjutnya. Kita melihat tahun 2017 cuaca normal jadi tahun ini dipastikan normal sehingga kami berani menarget setinggi itu," tuturnya, Kamis (29/03/2018).
Raharjo mengklaim, Gunungkidul sudah menjadi penghasil beras atau penyumbang produksi padi di DIY. Meski letak geografis di Gunungkidul dinilai tidak sebagus Bantul atau Kulon Progo, namun hasil padi yang didapatkan bisa melimpah akibat sifat petani Gunungkidul yang ulet dan pekerja keras.

"Gunungkidul ini daerah tadah hujan, jadi sangat beresiko terhadap iklim. Bisa banjir, bisa juga kekeringan. Medannya pun juga berat sehingga butuh kerja keras dari petaninya," jelas Raharjo.
Produksi tanaman pangan, lanjutnya, merupakan salah satu tolak ukur bidang pertanian. Tentu, penetapan sasaran produksi pangan ini dengan mempertimbangkan capaian produksi sebelumnya. Adapun pertimbangan tersebut dengan melihat potensi dan peluang, aspek sosial, dan masalah yang mungkin muncul serta dukungan yang akan dilaksanakan.
Guna mencapai target tersebut, pihaknya akan memaksimalkan penanaman padi di sawah. Ia juga akan mengoptimalkan sumber air seperti pada lahan bukan sawah (padi gogo) yang akan menjadi lokasi penanaman padi.
"Kita sangat optimis target bisa tercapai. Kalau ada penurunan, paling hanya sedikit. Yang kami antisipasi untuk tahun ini adanya kekeringan mendadak," lugas Raharjo.
Ia berupaya menerapkan pengalokasian anggaran berbasis pada program prioritas yang memberi manfaat seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat. Oleh karenanya diharapkan, industri di Gunungkidul dapat menyerap bahan baku lokal hingga mengawal penyeimbangan pasokan dan kebutuhan serta membantu memasarkan ke daerah lain.
"Seperti yang ditegaskan pemerintah pusat, kita bukan hanya harus bisa meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga agar harga jual produksi petani semakin bagus sehingga membuat masyarakat tertarik bertanam," jelasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
