Connect with us

Pemerintahan

Ribut-ribut Laporan “Timbunan” Puluhan Ribu Dosis Vaksin, Ini Penjelasan Dinkes Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pimpinan Daerah Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (22/06/2021) kemarin mengadakan rapat koordinasi terkait penanganan covid19, khususnya terkait dengan vaksin. Dalam pembahasan vaksin itu, disebutkan ada penumpukan stok vaksin jenis Astra Zeneca dan Sinovac di cool room Dinas Kesehatan Gunungkidul.

Pembahasan berkaitan vaksin itu bermula saat petugas kesehatan Kodim 0730 Gunungkidul datang ke Dinkes untuk menanyakan vaksin. Saat itu terdapat 3.195 dosis vaksin jenis Asta Zeneca dan ada 19.450 dosis vaksin jenis Sinovac yang berada di cool room Dinkes. Petugas kesehatan Kodim kemudian melaporkan ke pimpinan terkait temuan tersebut. Sebab sebelumnya dari Dinkes menyebutkan, vaksin yang disimpan hanya sedikit. Untuk kebutuhan layanan menerapkan sistem order ke Dinas Kesehatan DIY.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, jika pada Senin lalu, memang benar ada stok 3.195 dosis Astra Zeneca dan 19.450 dosis Sinovac di cool room Dinkes. Namun demikian, untuk Astra Zeneca saat ini tinggal tersisa 490 dosis dan itu pun hari ini sudah habis karena diambil oleh Puskesmas yang membutuhkan.

Berita Lainnya  Wacana KBM Tatap Muka Juli 2021, Disdikpora Pastikan Sarana Protokol Kesehatan di Sekolah Sudah Siap

“Ada 490 dosis itu pun sudah dibon oleh faskes yang membutuhkan. Hari ini kita juga ajukan permintaan sebanyak 7.500 dosis vaksin Astra Zeneca ke Dinkes DIY,” terang Dewi Irawaty, Selasa (23/06/2021).

Ia menjelaskan, Astra Zeneca ini memang mass kedaluarsanya hanya sampai 30 Juni 2021. Pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa lantaran dari pemerintah pusat, memberikannya memang sudah seperti itu. Mengingat itu merupakan bantuan dari luar untuk pemerintah Indonesia.

“Kita memang diminta untuk menghabiskan jenis Astra Zeneca ini terlebih dahulu,” paparnya.

Berkaitan dengan stok Sinovac yang jumlahnya masih 19 ribu lebih tersebut ia mengatakan jika memang benar adanya. Akan tetapi itu merupakan vaksin yang akan diperuntukkan pada 1 Juli 2021 mendatang. Sebab Sinovac ini untuk vaksinasi tahap kedua yang dulunya menggunakan jenis tersebut.

Berita Lainnya  Bantuan APD untuk Lindungi Nakes di Puskesmas dari OTG

“Awal Juli besok kita lakukan vaksinasi dosis kedua untuk yang pada dosis pertama menggunakan Sinovac dan persiapan di kemudian hari. Jadi tidak ada timbun menimbun,” imbuhnya.

Adapun saat ini petugas mengejar vaksinasi untuk petugas pelayan publik dan lansia. Sebab pemerintah pusat menargetkan lansia dan pelayan publik harus tervaksin secara keseluruhan. Saat ini untuk pelayan publik sebanyak 50 persen tervaksin dan lansia sebanyak 39 persen.

Siang tadi, Ketua DPRD Gunungkidul dan beberapa anggota DPRD melakukan pengecekan gudang penyimpanan vaksin di Dinkes Gunungkidul. Para wakil rakyat ini juga mendapatkan penjelasan dan melihat secara langsung kondisinya.

Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pihaknya telah mendapatkan penjelasan dari Dinas Kesehatan. Tidak ada timbunan vaksin saat ini. Sebab petugas mengejar menghabiskan vaksin Astra Zeneca yang kadaluarsanya 30 Juni. Sedangkan untuk Sinovac akan diperuntukkan pada awal Juli.

Berita Lainnya  Liburan Akhir Tahun, Ratusan Ribu Wisatawan Ditargetkan Masuk Gunungkidul

“Keterangan yang kami dapat Sinovac ini untuk dosis kedua dan itupun kemungkinan habis dalam waktu yang cepat,” ucap Endah.

Ia berharap ada kerjasama yang baik antara pemkab, kapanewon dan kalurahan untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi di Gunungkidul.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler