fbpx
Connect with us

Peristiwa

Cerita Dahsyatnya Puting Beliung Semanu Yang Rusak Ratusan Rumah Warga

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar.com)–Tak hanya menimbulkan kerusakan puluhan rumah, amukan puting beliung yang terjadi di Kalurahan Semanu dan Pacarejo pada Selasa (22/02/2022) pagi tadi mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Adapun para korban tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Sedikitnya ada 6 orang warga yang mengalami luka.

Data sementara yang masuk di Posko Jonge, ada 5 orang warga yang dilaporkan mengalami luka-luka lantaran angin puting. Para warga tersebut sebagian besar tertimpa reruntuhan material rumah yang porak-poranda dihembus angin kencang. Adapun warga yang mengalami luka adalah, Simin warga Kwangen Lor yang mengalami terkilir. Kemudian Purwoto mengalami luka di pelipis. Syaiful warga Jelok mengalami patah pergelangan tangan, dan Martinem warga Jonge mengalami memar. Kemudian satu orang warga Sambirejo dilaporkan patah tulang tangan saat hendak mengecek kondisi lingkungannya.

Berita Lainnya  Tambahan 3 Pasien Positif Corona, Satu Diantaranya Bocah 8 Tahun

Dukuh Jelok, Marwoto mengatakan, angin kencang yang terjadi pagi tadi mengakibatkan genting, asbes dan material rumah warga lainnya berterbangan. Saat kejadian, angin memang berhembus sangat kencang. Tak hanya, itu, suara gemuruh juga terdengar sangat jelas. Syaiful yang merupakan salah seorang warganya saat kejadian sendiri bermaksud keluar rumah untuk melihat kondisi lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, di tengah situasi yang memang cukup menyeramkan ini membuat Syaiful lengah dan akhirnya justru terpeleset.

“Tangannya digunakan untuk menopang sehingga pergelangan tangannya patah. Sekarang sudah dilakukan penanganan di rumah sakit,” terang Marwoto, Selasa siang.

Semua warga yang mengalami luka sendiri telah dilarikan ke rumah sakit Pelita Husada untuk mendapatkan penanganan. Sedangkan warga lain dan relawan tengah melakukan evakuasi dan penyisiran di lokasi kejadian. Di Padukuhan Kwangen Lor sendiri juga ada kendaraan yang rusak ringsek akibat tertimpa bangunan garasi yang ambruk.

Berita Lainnya  Panjat Pohon Melinjo, Kakek 75 Tahun Terjatuh Dari Ketinggian

Hal senada juga diungkapkan oleh Dukuh Sambirejo, Kalurahan Semanu, Wiyana. Menurutnya, dalam insiden ini ada satu warganya yang bernama Doni mengalami luka patah tulang akibat terpeleset. Diceritakannya, ketika angin mereda, Doni bermaksud untuk mengecek kondisi lingkungannya yang terdampak angin puting beliung. Namun saat berjalan dirinya justru terpeleset dan jatuh. Kejadian ini mengakibatkan ia patah tulang pada bagian tangan.

“Ada satu mobil juga yang rusak karena mau turut proses evakuasi namun justru masuk ladang,” kata Wiyana.

Berkaitan dengan dapur umum atau posko, pihak padukuhan tadi pagi langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan, BPBD dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hasilnya, di Balai RW setempat dimanfaatkan sebagai posko mandiri. Termasuk lokasi untuk pengungsian sementara warga setempat yang terdampak.

“Balai RW ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai posko mandiri untuk penanganan dan koordinasi,” imbuh dia.

Sementara itu, Lurah Pacarejo, Suhadi mengungkapkan dari 5 padukuhan yaitu Jelok, Jonge, Kwangen Lor, Kwangen Kidul dan Cempluk merupakan lokasi yang terparah terdampak puting beliung. Di kawasan ini, ada ratusan rumah yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Adapun Jelok dan Jonge merupakan kawasan terparah.

Berita Lainnya  Terseret Gelombang Air Beberapa Meter, Tiga Remaja Berhasil Diselamatkan SAR

“Ada 236 rumah yang rusak di di Jelok dan Jonge yang rusak ringan hingga berat. Kemudian untuk di Kwangen dan Cempluk masih dilakukan pendataan,” ucap Suhadi.

“Kalau kerugian belum bisa menghitung, rumah roboh rata tanah ada 2 di wilayah kami. Koordinasi tentu dilakukan bersama,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler