Peristiwa
Data Lengkap Dampak Puting Beliung Semanu, Sejumlah Warga Terpaksa Mengungsi
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dampak kedahsyatan puting beliung yang melanda Kapanewon Semanu pada Selasa (22/02/2022) kemarin merusak hingga ratusan rumah milik warga. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, peristiwa ini memporakporandakan 516 unit rumah yang tersebar di Kalurahan Semanu dan Kalurahan Pacarejo. Dari jumlah tersebut, ada 3 unit rumah yang rusak berat sehingga tak lagi bisa dihuni. Warga pemilik rumah sendiri terpaksa mengungsi di rumah milik saudara ataupun tetangganya.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, data terakhir yang masuk, ada 516 unit rumah yang mengalami kerusakan baik kategori ringan, sedang hingga berat. Ditambahkannya, terdapat 3 rumah yang roboh rata tanah yaitu 2 di Kalurahan Pacarejo dan satu unit di Padukuhan Sambirejo Kalurahan Semanu. Saat ini, para pemilik rumah terpaksa harus mengungsi terlebih dahulu di rumah tetangga maupun rumah saudara lantaran memang rumah mereka tak lagi bisa ditinggali.
“Kalau untuk posko pengungsian tidak ada, mereka yang rumahnya rusak dan dirasa tidak aman untuk istirahat serta tidur pada malam ini memilih mengungsi di rumah saudara atau tetangganya,” papar Sumadi saat dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (23/02/2022) pagi.
Relawan BPBD dan dari instansi, lembaga ataupun komunitas lain hingga saat ini masih fokus dalam penanganan pertama yaitu membuka akses-akses jalan yang tertutup, evakuasi barang, dan melakukan pembersihan di sekitar lokasi. Selain rumah, puting beliung memang juga menumbangkan ratusan pohon. Nantinya setelah hal tersebut diselesaikan, relawan baru akan fokus dalam pembenahan-pembenahan rumah korban bencana yang mengalami kerusakan.
“Berkaitan dengan kenaikan status kedaruratan, sudah dilakukan pembahasan bersama dengan Bupati dan OPD. Surat Edaran masih akan disusun terkait dengan perubahan status kebencanaan ini. Besok akan dirapatkan lagi mengenai anggaran dan langkah lanjutannya,” imbuh dia.

Bantuan logistik sendiri sudah mulai didistribusikan oleh pemerintah maupun dari lembaga-lembaga tertentu untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana. Pagi kemarin, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto berkesempatan meninjau langsung lokasi bencana tersebut. Kemudian siang harinya Bupati Gunungkidul, Sunaryanta juga mengecek ke lokasi dan memberikan arahan dalam penanganan.
Lurah Pacarejo, Suhadi mengatakan meski banyak rumah yang rusak namun saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi di titik-titik tertentu. Adapun kultur masyarakat di wilayahnya memang memilih untuk mengungsi di rumah saudara atau tetangga yang dirasa aman untuk sementara waktu.
“Kalau untuk titik pengungsian belum ada, tapi jika dirasa perlu tentu kami akan bergerak cepat. Mereka memilih mengungsi ke rumah saudara atau tetangga,” ucap Suhadi.
“Kalurahan Pacarejo ada 5 padukuhan terdampak yaitu Jelok, Jonge, Kwangen Lor, Kwangen Kidul, dan Cempluk. Kalau terparah ya di Jelok Jonge, kerugian materi semua,” paparnya.
Carik Semanu, Suhartanto mengatakan, secara terpusat kegiatan koordinasi, penyaluran bantuan dan lainnya terpusat di Balai RW 06 Padukuhan Sambirejo. Dapur umum pun juga didirikan di balai tersebut untuk mencukupi kebutuhan warganya. Sejauh ini, belum ada warga yang terdaftar secara resmi untuk menginap di posko mandiri.
“Belum ada yang terdaftar. Kemungkinan warga menginap di rumah saudara mwreka. Kalau dapur umum ya dipusatkan di Balai RW, tadi bantuan logistik dan lainnya sudah masuk dan terpusat disana,” ucap Suhartanto.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto menambahkan, dampak kerusakan yang terjadi di Kapanewon Semanu sendiri tersebar di sejumlah titik. Diantaranya adalah di Padukuhan Sambirejo, Semanu, ada 50 rumah rusak di mana 1 diantaranya roboh rata dengan tanah. Selain itu juga ada bangunan pabrik ayam potong dan kandang ayam yang juga mengalami kerusakan.
Sementara di Kalurahan Pacarejo, untuk Padukuhan Jelok terdapat 136 rumah warga yang rusak. Juga terdapat 3 fasilitas umum seperti Balai Padukuhan, Masjid dan Mushola yang juga ikut mengalami kerusakan. Di Padukuhan Jonge, puting beliung merusak 100 rumah dan 5 bangunan Balai Padukuhan, Masjid, Mushola dan gedung sekolah. Sementara di Padukuhan Kwangen Lor, tercatat ada 122 rumah serta 3 bangunan Mushola dan gedung SD yang rusak. Untuk Padukuhan Kwangen Kidul, ada 83 bangunan rumah serta 1 Masjid yang rusak.
“Untuk di Padukuhan Cempluk ada 33 rumah yang rusak,” imbuh Suryanto.
Selain kerusakan pada bangunan, dalam insiden ini juga melukai 5 orang warga. Ia beberkan lebih lanjut, untuk warga yang mengalami luka sendiri adalah Doni Setyantoro, warga Padukuhan Sambirejo, Kalurahan Semanu yang mengalami patah tulang lantaran terpeleset pasca bencana angin kencang terjadi. Kemudian Simin, warga padukuhan Kwangen Lor, Kalurahan Pacarejo yang juga mengalami patah tulang tangan lantaran tertimpa blandar rumah yang roboh diterpa angin.
Kemudian, Syaiful, warga Padukuhan Jelok, Kalurahan Pacarejo mengalami patah tangan tertimpa kayu rumah yang ambrol dihempas puting beliung. Sementara Perwoto, warga Padukuhan Kwangen Lor, Kalurahan Pacarejo mengalami luka di pelipis setelah tertimpa seng rumahnya.
“Martinem warga Padukuhan Jonge, Kalurahan Pacarejo mengalami memar di tubuh lantaran tertimpa kayu,” papar dia.
“Kita telah terjunkan personel baik dari Polsek maupun Polres untuk ikut membantu penanganan di lokasi kejadian,” tutup Suryanto.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
