Peristiwa
Cor Pipa PDAM Hancur Diterjang Gelombang Pasang, 3 Kecamatan Terancam Kesulitan Air Bersih
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gelombang pasang yang terjadi pada Rabu (18/07/2018) sampai dengan Kamis (19/07/2018) kemarin tidak hanya berdampak kepada nelayan dan pelaku usaha di kawasan pantai. Hantaman gelombang rupanya juga berimbas pada layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, jaringan pipa PDAM Tirta Handayani yang tertanam di sebelah pojok barat Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari berpotensi mengalami kerusakan akibat terjangan gelombang tinggi. Bahkan jika fenomena alam ini terus terjadi, dikawatirkan pipa tersebut akan putus.
Jika hal tersebut terjadi, tiga kecamatan bakal terancam akan mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih layanan PDAM. Pasalnya, pipa tersebut merupakan jaringan yang menghubungkan layanan di Kecamatan Saptosari, Paliyan dan Tanjungsari.
Ketika dikonfirmasi, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Febriyanto membenarkan adanya kerusakan tersebut. Namun sampai saat ini masih dalam taraf aman dan dapat diperbaiki.
"Cor beton penutup pipa itu hancur diterjang gelombang. Tapi pipa yang terlihat di permukaan itu isinya kabel. Kalau yang jaringan air masih aman tertutup di bawah tanah," ujar Isnawan kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com melalui sambungan telepon, Kamis (19/07/2018).
Namun demikian, Isnawan tidak menampik terjadinya kemungkinan terburuk jika gelombang air laut terus terjadi. Ke depan pihaknya akan melakukan perbaikan dengan menutup pipa dengan cor.
"Kita akan lakukan perbaikan jika kondisi sudah mulai stabil," imbuh dia.
Sementara itu Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan pihaknya akan melakukan antisipasi untuk melindungi pipa menggunakan karung berisi pasir. Hal itu akan dilakukan lantaran dari pantauannya, kondisi pipa sangat rawan putus.
"Kita akan tutup cor benton yang rusak menggunakan karung yang diisi pasir. Jika terus terjadi gelombang tinggi cor beton dapat rusak lebih parah lagi dan mengancam pipa," terang Marjono.
Disinggung mengenai hal lain kaitanya dengan dampak gelombang tinggi, tidak ada data kerusakan terbaru di Pantai Baron. Hanya saja, laporan yang masuk kepada pihaknya hingga Kamis (19/07/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, diketahui bahwa gelombang tinggi juga menyebabkan kerusakan di kawasan Pantai Gesing, Kecamatan Panggang.
"Di sana ada 2 grobak bakso rusak, 1 gerobak hilang, alat dapur, alat warung dan tanggul parkiran jebol," pungkas Marjono.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized20 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized23 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
