fbpx
Connect with us

Sosial

Daya Beli Kendaraan Yang Bertambah, Pendapatan Pajak Kendaraan Lampaui Target

Published

on

 Wonosari,(pidjar.com)–Jumlah pertambahan kendaraan di wilayah Gunungkidul setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. Hal tersebut lantaran daya beli masyarakat terhadap kendaran yang begitu tinggi pula. Bedasarkan data yang diperoleh dalam satu tahun misalnya, pertumbuhan kendaraan di Gunungkidul mencapai 20.000 unit. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pendaftaran dan Penetapan KPPD Samsat Gunungkidul, Singgih Margono.

Setiap tahunnya pertumbuhan kendaraan yang masuk di wilayah Gunungkidul terus mengalami peningkatan yang sangat tinggi. Yakni mencapai 20.000 ribu unit atau mengalami kenaikan 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Peningkatan 60% didominasi oleh sepeda motor sedangkan 40% sisanya merupakan truk, mobil dan kendaraan lain,” ungkap Singgih Margono, Selasa (18/12/2018).

Setiap bulannya lebih dari 1.200 unit baik kendaraan baru atau kendaraan mutasi masuk dan terdaftar di Gunungkidul. Sementara untuk kendaraan yang keluar dari Gunungkidul mencapai 600 unit. Sehingga total secara keseluruhan kendaraan yang terdaftar sebanyak 282.000 unit. Tentu banyaknya kendaraan yang bertambah di bumi handayani ini berdampak pada tingginya pendapatan pajak kendaraan.

Tahun 2018 ini, Kantor Pelayanan Pajak Daerah Gunungkidul menargetkan 91 miliar pajak yang diperoleh dari kendaraan. Berkat mulai meningkatnya kesadaran masyarakat Gunungkidul, dan kegigihan petugas dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, target tersebut dapat terlampaui dengan baik.

“Sampai saat ini sudah 97,5 miliar pendapatan pajak dari kendaraan. Itu artinya kesadaran masyarakat sudah sangat baik, tapi memang ada segelintir masyarakat yang masih belum tergerak tertib dalam pembayaran pajak,” imbuh dia.

Menurut Singgih, capaian tahun 2018 ini jauh dari capaian dari tahun 2017 lalu yang hanya mencapai 79 miliar. Tentu pendapatan ini juga berpengaruh pada semakin majunya daerah kabupaten Gunungkidul seiring berkembangnya waktu. Adapun selain penekanan pada sosialisasi, penyiaran melalui media massa, petugas juga gencar dalam melakukan penagihan secara door to door.

“Untuk kesadaran masyarakat memang sudah mengalami peningkatan. Adanya operasi yang sering dilakukan anggota polisi juga berdampak pada ketertiban pembayaran pajak,” tambahnya.

Guna memberikan pelayanan pembayaran pajak 1 tahun, KPPD dan Samsat Gunungkidul terus memberikan kemudahan bagi masyarakat Gunungkidul yang memiliki kendaraan. Terdapat 9 unit kantor yang siap dalam memberikan pelayanan pembayaran pajak tahunan. Unit pembayaran ini diharapkan juga dapat menggugah dan membantu dalam ketertiban masyarakat.

Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Wonosari dan menempuh jarak yang memang menyita waktu dan kurang efisien dalam segala hal. Unit yang dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat di antaranya di Kecamatan Semin, Karangmojo, Kecamatan Rongkop, Kecamatan Paliyan, Desa Kemiri Kecamatan Tanjungsari, Kecamatan Gedangsari, dan Samsat.

Selain itu, untuk malam hari juga diberi kemudahan jika ingin melakukan pembayaran pajak tahunan, dapat datang ke Toserba Sambipitu, Desa Bunder di jam 16.00 hingga 20.00 WIB. Kemudian setiap malam minggu di alun-alun Pemda Wonosari.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Jarwanto mengungkapkan pertambahan kendaraan di Gunungkidul telah teregistrasi dengan baik. Kesadaran masyarakat juga talah membaik, seiring berjalannya waktu masyarakat mulai rutin melakukan pembayaran.

“Ya himbauannya lebih meningkat kembali sehingga manfaatnya kan juga bisa dirasakan oleh masyarakat umum,” tutup dia. (arista)

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler