Peristiwa
Depresi Orang Tua Meninggal Dunia, Jiman Nekat Gantung Diri
Gedangsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rabu (12/06/2019) pagi tadi, warga Padukuhan Watugajah , Desa Watugajah, Kecamatan Gedangsari digegerkan dengan kejadian gantung diri yang dilakukan oleh salah seorang warganya. Jiman Manto Tiyoso (59) ditemukan dalam posisi tergantung di sebatang pohon nangka tak jauh dari rumahnya. Ketika ditemukan, kondisi Jiman sendiri sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Kapolsek Gedangsari, AKP Edi Purnomo mengatakan peritiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban yang bernama Surip (43). Awalnya, pagi tadi Surip kebingungan lantaran korban tak terlihat. Curiga dengan hal tak biasa itu, istri korban kemudian mencari Jiman di seantero rumahnya. Karena tak kunjung ditemukan, pencarian yang dilakukan oleh Surip kemudian dilanjutkan ke luar rumah.
Setelah beberapa waktu mencari, akhirnya Jiman berhasil ditemukan. Namun apa yang dilihat oleh Surip langsung membuatnya histeris. Ia melihat suaminya sudah dalam keadaan tergantung di seutas tali yang diikatkan di sebatang pohon nangka.
“Korban ditemukan di pohon Nangka yang tumbuh di samping rumah berjarak sekitar lima puluh meter,” kata AKP Edi Purnomo.
Mengetahui hal tersebut, Surip kemudian meminta pertolongan kepada salah seorang tetangganya yang bernama Slamet. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Gedangsari. Petugas yang datang ke lokasi bersama dengan petugas dari Puskesmas Gedangsari lalu melakukan pemeriksaan. Didapati saat itu, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Korban lalu dievakuasi guna dilakukan pemeriksaan medis.
“Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Berdasarkan olah TKP, panjang tali dari pohon ke leher satu meter, jarak kaki ke tanah dua puluh centimeter,” kata dia.
Lebih lanjut AKP Edi memaparkan, berdasarkan hasil visum dari Puskesmas Gedangsari II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Diduga kuat, kejadian ini murni aksi bunuh diri. Polisi sendiri mengamankan tali tambang plastik sepanjang dua meter yang digunakan korban untuk bunuh diri.
“Dugaan sementara korban depresi lantaran orang tuanya meninggal dunia belum lama ini,” tutupnya. (Ulfah Nurul Azizah)
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
