Sosial
Duo Orang Korban Meninggal Dunia di Jalanan Gunungkidul Selama Momen Libur Lebaran
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polres Gunungkidul mencatat ada belasan kasus kecelakaan lalu lintas terjadi selama Operasi Ketupat Progo 2019. Dari jumlah tersebut, diketahui ada dua orang korban yang meninggal dunia.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengungkapkan, Operasi Ketupat Progo sendiri telah dilaksanakan sejak 28 Mei 2019 dan selesai pada 10 Juni 2019 kemarin. Pihaknya mencatat dalam operasi ini, kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 13 kasus. Dari kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi, sebanyak 2 orang korban meninggal dunia.
“Jumlah ini turun 23 persen jika dibanding dengan tahun lalu. Tahun lalu ada 18 kasus dengan 9 orang meninggal dunia,” ujar Fuady, Selasa (11/06/2019).

Fuady menjelaskan, penurunan kasus kecelakaan ini merupakan buah dari kerjasama yang dijalin dengan pihah Muspida dalam mempersiapkan mudik lebaran dan libur lebaran tahun ini. Arus lalu lintas di wilayah Gunungkidul sendiri cukup lancar sehingga menjadi salah satu faktor menurunnya angka kecelakaan lalu lintas.

“Ada Dishub yang membantu pengaturan lalu lintas, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yang memperbaiki jalan dan beberapa pihak lain yang membantu. Kita patut syukuri bersama fatalitas korban laka lantas dapat berkurang tahun ini,” urai dia.
Terkait arus lalu lintas, Fuady mengatakan faktor terbesar terjadinya kemacetan lalu lintas di wilayah Gunungkidul sebenarnya merupakan dampak dari banyaknya masyarakat yang berhenti di Bukit Bintang, Piyungan, Kabupaten Bantul. Sehingga untuk penanganan penguraian kemacetan sendiri harus berkoordinasi dengan Polres Bantul.
“Bukit Bintang bukan wilayah kita tapi buntutnya terdampak di kita. Kemarin makanya kita fokuskan pengamanan di Bukit Bintang berkoordinasi dengan Polres Bantul,” terang dia.
Untuk kejadian menonjol pada Operasi Ketupat Progo 2019 ini, Fuady menyebut masalah pencurian masih menjadi tren pada tiap tahunnya. Meski, untuk tahun ini hal tersebut juga mengalami penurunan.
“Untuk pencurian tahun ini ada satu kasus, turun dibanding dengan tahun kemarin dua kasus. Yang naik kasus kebakaran kemarin tidak ada tahun ini jadi dua kasus,” ungkapnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, baik terhadap tindakan kriminalitas maupun kasus kecelakaan lalu lintas. Sebab kejahatan dapat terjadi kapan saja ketika masyarakat mulai lengah dan kurang waspada.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
