fbpx
Connect with us

Peristiwa

Digigit Ikan Sidat Saat Tengah Lepas Kail, Nelayan Derita Luka Serius

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar.com)–Seorang nelayan di Pantai Baron mengalami kejadian tragis saat melakukan aktifitas melaut pada Rabu (13/02/2019) malam kemarin. Adalah Sarno (40) warga Sumuran RT 02 RW 04, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari yang mengalami luka pada bagian tangan akibat tergigit ikan sidat. Bahkan lantaran lukanya dianggap cukup serius, korban sampai harus dilarikan ke RSUD Wonosari untuk menjalani operasi.

Ketua SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada tengah malam saat Sarno bersama beberapa rekannya melakukan aktifitas memancing di perairan Pantai Baron. Saat itu, pancing yang dipegang oleh rekan Sarno tiba-tida ditarik ikan.

Setelah beberapa saat, ikan sidat dengan ukuran besar pun Nampak ke permukaan. Melihat kejadian itu, Sarno berupaya membantu melepas kail yang menancap pada ikan Sidat tersebut.

Berita Lainnya  Tak Kuat Menanjak, Truk Pengangkut Beras Bantuan Terguling Timpa Warung Bakmi,

“Saat Sarno berusaha melepas kailnya, ikan Sidat sebesar lengan orang dewasa itu menggigit tangan kiri Sarno,” kata Marjono, Kamis (14/02/2019).

Darah langsung mengucur deras usai gigitan ikan Sidat itu. Tangan kiri korban mengalami luka terbuka cukup serius. Usai kejadian, sejumlah nelayan kemudian menghentikan aktifitasnya. Pertolongan pertama kemudian diberikan kepada Sarno namun kondisinya tak kunjung juga membaik. Atas berbagai perimbangan, korban lalu dilarikan ke rumah sakit.

“Korban kemudian dilarikan menuju RSUD Wonosari. Kabarnya saat ini masih di sana menunggu operasi,” ujar Marjono.

Sementara itu, Ketua Nelayan Baron, Sumardi mengatakan serangan hewan laut kepada para nelayan merupakan kejadian langka. Namun menurutnya, ikan Sidat memang merupakan jenis ikan yang agresif dan sangat berbahaya lantaran dibekali gigi tajam pada mulutnya.

Berita Lainnya  Beraksi di Siang Bolong, Pencuri Pecah Kaca Mobil di Depan Kantor BDG

“Ikan sidat memang cukup berbahaya apalagi jika terkena gigitannya,” kata Sumardi.

Ia menambahkan, selain Sidat, ikan sejenis Hiu juga patut diwaspadai. Sebab, selain tenaganya yang kuat, ikan hiu juga dilengkapi dengan ratusan gigi tajam di mulutnya.

Untuk lebih aman memang harus menggunakan gancu untuk menaikan ikan dari air. Sehingga risiko tergigitnya minim,” ungkap dia.

Klik untuk Komentar

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Gunungkidul Diberangkatkan, Remaja Berusia 19 Tahun Jadi yang Termuda

Wonosari,(pidjar.com)–Ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Gunungkidul diberangkatkan pada Jumat (12/07/2019) siang. Dari jumlah tersebut, salah seorang warga Padukuhan Siyono...

Info Ringan2 minggu yang lalu

Deretan Artis Berkaliber Nasional Bakal Tampil Dalam Geopark Night Specta #4 di Nglanggeran

Wonosari,(pidjar.com)–Dalam peringatan penobatan Gunung Sewu Unesco Global Geopark, Dinas Pariwisata DIY dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul akan menyelenggarakan Geopark Night...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Dinas Pariwisata Belum Berani Rekomendasikan Keamanan Spot-spot Foto Yang Menjamur di Obyek Wisata

Wonosari, (pidjar.com)–Melejitnya sisi wisata di Kabupaten Gunungkidul tidak dipungkiri sangat erat hubungannya dengan media sosial. Maraknya penggunaan media sosial oleh...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Ambisi Besar Pokdarwis Jagad Lega Miliki 100 Homestay di Goa Ngingrong

Wonosari, (pidjar.com)–Obyek wisata kawasan Goa Ngingrong direncanakan bakal dikembangka menjadi kawasan wisata yang lebih profesional dan berdaya guna. Ke depan,...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gelar Event Skala Internasional, Ratusan Offroader Dari Berbagai Negara Bakal Cicipi Medan Ekstrim Gunungkidul

Wonosari,(pidjar.com)–Letak geografis Gunungkidul yang berada di kawasan dataran tinggi menjadikan kabupaten ini memiliki sejumlah jalur yang cukup menantang dan patut...

Berita Terpopuler