fbpx
Connect with us

Sosial

Diisolasi di RSUD Wonosari, Begini Kondisi Pasien Positif Corona Pertama di Gunungkidul

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Seorang warga Kecamatan Ponjong yang dinyatakan positif corona pada 25 Maret 2020 mengalami peningkatan kondisi. Meski begitu, hingga saat ini yang bersangkutan masih menjalani terus menjalani isolasi di RSUD Wonosari.

Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati menjelaskan, satu pasien positif corona yang diisolasi oleh RSUD Wonosari sejak 26 Maret kemarin kini dalam keadaan baik. Artinya, pasien tidak terlihat sakit seperti menderita batuk, pusing atau hal lainnya selayaknya orang yang mengalami sakit.

“Kondisinya baik, tidak ada keluhan apa-apa. Dia di rumah sakit untuk diisolasi,” kata Heru kepada pidjar.com, Minggu (29/03/2020).

Heru menambahkan, selain itu, pasien juga tidak mengalami gangguan saat tidur. Selama isolasi, pasien mendapatkan jatah makan sebanyak 3 kali dan kepada pasien tersebut pihaknya juga mengambil swab setiap dua hari sekali.

“Masih menunggu hasil lab, tiap 2 hari diambil swab dan di kirim ke BTKLPP Yogyakarta. Hasilnya keluar 4 sampai 5 hari,” jelas dia.

Pengambilan swab akan dilakukan secara terus menerus hingga pasien dinyatakan negatif. Untuk itu pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap kondisi kesehatan pasien.

“Nunggu evaluasi lab swab sampai dua kali dinyatakan negatif,” terang Heru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan, hingga Minggu siang ini terdapat 572 Orang Dalam Pantauan (ODP) dan 14 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kemudian sampai dengan saat ini juga tidak ditemukan adanya pasien baru positif corona.

“Dari 14 orang hanya 10 yang dirawat di rumah sakit. Kita juga memgambil spesm sebanyak 12. Yang positif dan dirawat tetap 1 tidak ada tambahan,” beber Dewi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler