fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Diperkirakan Sedot Dana 40 Miliar, Penataan Pantai Baron Ditargetkan Selesai 2021

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah memgajukan dana miliaran rupiah kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk mempercantik kawasan wisata pantai. Penataan akan dilakukan secara bertahap di setiap pantai pada setiap tahunnya. Dengan adanya penataan semacam ini, nantinya diharapkan kawasan pantai selatan Gunungkidul semakin nyaman dan berimbas pada meningkatnya tingkat kunjungan wisatawan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, untuk yang paling dekat, penataan akan dilakukan di kawasan Pantai Baron. Sementara yang saat ini telah berlangsung adalah penataan Pantai Drini. Pihak Pemkab Gunungkidul sendiri telah mengajukan dana sebesar Rp 20 miliar rupiah untuk penataan kawasan Pantai Baron. Namun begitu, pihaknya belum mengetahui apakah permohonan ini akan dikabulkan maupun nominal yang nantinya bakal disetujui.

“Anggaran untuk penataan di Pantai Baron sudah kami ajukan ke Pemda DIY. Kami mengajukan sebesar Rp20 miliar untuk tahap pertama, tapi nanti turunnya berapa kami belum tahu,” kata dia, Rabu (28/08/2019).

Untuk tahap kedua pengajuan permohonan anggaran masih menunggu selesai pencairan tahap pertama. Sri memperkirakan total anggaran yang dibutuhkan untuk penataan di Pantai Baron sebesar Rp40 miliar.

Berita Lainnya  Entaskan Masalah Pemasaran Produk Lokal, Pemdes Sambirejo Teken Kesepakatan dengan UGM dan BRI Micro Finance

“Dari total anggaran sebesar itu, dari APBD Gunungkidul menyediakan sebanyak Rp5 miliar. Dana dari Pemkab Gunungkidul khusus untuk perluasan lahan parkir pengunjung dan pedagang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penataan yang dilakukan akan meliputi lapak-lapak pedagang berdasar desain yang sudah ada. Bangunan-bangunan nantinya akan dibangun lebih menjauh dari bibir pantai. Selain itu ada juga pembangunan drainase, jalur-jalur evakuasi untuk mitigasi bencana.

“Nantinya selain nyaman juga akan lebih responsif kebencanaan,” ucap dia.

Penataan ini menurutnya dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-badai Cempaka pada akhir 2017 sampai awal 2018. Saat ini yang telah dimulai adalah penataan kawasan Pantai Drini di Banjarejo, Tanjungsari.

“Untuk Drini mudah-mudahan tahun depan selesai. Penataan di Pantai Drini ini menghabiskan dana sekitar Rp830 juta dari APBD Gunungkidul,” katanya.

Sementara itu, Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, penataan pantai ini adalah tindak lanjut dari arahan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Nantinya diharapakan, kawasan di wilayah sempadan pantai tidak ada bangunan atau gasebo seperti yang saat ini dapat dilihat di kawasan pantai selatan.

Berita Lainnya  Pemerintah Berencana Terapkan Pajak Progresif Untuk Tanah Menganggur, Pemkab Gunungkidul Keberatan

“Nanti akan ada tempat ibadah, saluran drainase. Kemudian untuk lapak-lapak pedagang dibuat seperti food court di Taman Kuliner,” terangnya.

Drajad berharap penataan di Pantai Baron selesai pada 2021. Selanjutnya diikuti di pantai-pantai sebelah timurnya.

“Harapannya Baron selesai 2021,” pungkas Drajad.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler