Connect with us

Pariwisata

Disebut Ideal Untuk Jelajah Wisata Alam, Tahura Playen Bakal Dibangun Food Court

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata DIY berupaya mengenalkan lebih dalam potensi wisata yang ada di Taman Hutan Raya (Tahura) di Desa Gading, Kecamatan Playen. Pengenalan tersebut dilakukan dengan jelajah wisata alam Tahura, lantaran masih minimnya jumlah kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta mengatakan wilayah Gunungkidul mempunyai ragam wisata yang sangat bervariasi. Namun hingga saat ini masih sedikit wisatawan yang melirik wisata alam seperti Tahura.

“Tahura merupakan salah satu tempat yang ideal untuk jelajah wisata alam. Lokasinya sangat strategis yakni di jalan utama Jogja-Wonosari. Kita akan mendorong (Tahura) agar bisa populer seperti wisata pantai,” ujar Aris kepada awak media, Minggu (04/11/2018) pagi.

Salah satu cara yang digunakan kali ini dengan menjelajahi hutan dengan bersepeda di kawasan Tahura. Hal itu dinilai mampu mengenalkan kawasan Tahura ke khalayak luas. Sebab menurut Aris, Tahura juga cocok sebagai lokasi camping.

Berita Terkait  Paket Kumplit Berkunjung ke Pantai Nglolang, Surga Kecil di Barat Pantai Sepanjang

“Kita berharap pengelola wisata Tahura ini semakin kreatif dan inovatif. Dengan begitu wisatawan bertambah, dan masyarakat turut memperleh manfaatnya. Sehingga nantinya dapat mendorong perekonomian masyarakat,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan pihaknya juga mensupport pengembangan wisata Tahura dengan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh provinsi. Menurutnya, potensi di Tahura sangatlah banyak. Bentang alam serta isinya sangat mendukung.

“Kita bisa mengexplore Tahura ini yang cukup luas, dan indah, apalagi sarana prasarana semakin ditambah oleh DIY. Nanti juga akan ada kios-kios, kemudian dibangun semacam food court. Menurut informasi pengunjung yang datang dari waktu ke waktu semkain bertambah,” kata Asti.

Terpisah, Kepala Balai Pengelolaan Tahura Bunder, Niken Aryati berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan gambaran ke masayarakat bahwa Tahura potensial untuk melakukan aktivitas tantangan, atau wisata minat khusus. Ia memberikan contoh bahwa Tahura dapat digunakan untuk kegiatan seperti bersepeda, outbound, camping dan aktivitas-aktivitas outdoor lainnya.

Berita Terkait  Perebutan Lahan Pantai Watukodok Tak Kunjung Usai, Komisi A DPRD DIY Akan Panggil Bupati Badingah

“Khusus kegiatan sepeda ini jalannya sebagian melalui kawasan hutan, sebagian melalui lahan masyarakat. Kemudian melalui sungai Oya,” katanya.

 

Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

unique visitors counter